BERITA  

Ucapan Selamat HUT Haltim ke 23: PT Position Hijaukan Pantai Kasuari Wailukum Bersama Sektor Lintas

Kegiatan Penanaman 1.000 Bibit Mangrove di Pantai Kasuari Wailukum

Pesisir Pantai Kasuari Wailukum tiba-tiba menjadi pusat perhatian dan semangat yang luar biasa. Ratusan pasang tangan dari berbagai elemen masyarakat bersatu padu dalam kegiatan penanaman 1.000 bibit pohon mangrove. Kegiatan ini dilakukan di bawah semilir angin laut Maba, mencerminkan kolaborasi lintas sektor yang kuat.

Penanaman ini bukan hanya sekadar memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan HUT ke-23 Kabupaten Halmahera Timur, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pemerintah daerah telah merencanakan transformasi kawasan Pantai Kasuari Wailukum menjadi kawasan hijau hutan mangrove yang terintegrasi di masa depan.

Kegiatan ini dimotori oleh berbagai kelompok seperti Karang Taruna Salawako Wailukum, Pemuda Muhammadiyah, Brigif TP 28/Barifola, Polres Haltim, serta tim External Relation & Comdev PT Position melalui program PPM. Inisiatif ini mendapat apresiasi tinggi dari para pemangku kebijakan.

Kebersamaan dan kerja sama tanpa batas terlihat jelas saat 40 personel dari Komando Brigif TP 28/Bari Fola membaur dengan personel Polres Haltim, Polsek Maba Selatan, Kejaksaan Negeri Haltim, BPBD Haltim, Dinas Kominfo, Dinas Pariwisata, dan beberapa dinas terkait serta organisasi kepemudaan di Halmahera Timur.

Pjs. Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Position, Jana Roesmana, menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan untuk memberikan dampak positif bagi area operasionalnya. Ia menyatakan bahwa melalui program PPM, PT Position berkomitmen penuh untuk memberikan legacy atau warisan yang baik kepada masyarakat Halmahera Timur, khususnya yang berada di wilayah lingkar tambang mereka.

“Melalui program PPM, PT Position berkomitmen penuh untuk memberikan legacy atau warisan yang baik kepada masyarakat Halmahera Timur, khususnya yang berada di wilayah lingkar tambang kami,” ujar Jana Roesmana.

Kegiatan Sinergi Hijau ini menjadi fondasi yang membangun relasi dan silaturahmi antara berbagai instansi dan organisasi. Ini harus menjadi standar kegiatan kolaborasi kita di masa yang akan datang,” sambungnya.

Mewakili Bupati Halmahera Timur, Asisten II Setda Haltim bidang Ekonomi dan Pembangunan, Nurdin Hadi mengatakan sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang diadakan oleh PT. Position semacam ini. Hal ini dikarenakan kondisi geografis Kabupaten Halmahera Timur, khususnya Kota Maba yang sebagian besar berada di pesisir pantai sangat rentan terhadap abrasi.

Mangrove sebagai salah satu tanaman yang paling efektif dalam menahan ombak di pesisir pantai. Beliau juga menambahkan pentingnya persatuan lintas sektoral dalam menjaga kelestarian alam dengan menyampaikan.

“Menanam satu pohon itu berarti menyelamatkan seribu kehidupan. Hari ini kita merangkul semua instansi untuk membangun silaturahmi dan bersama-sama melawan kerusakan lingkungan,” pungkasnya.

Selanjutnya acara dibuka dan dilanjutkan dengan penanaman secara simbolis oleh seluruh perwakilan undangan. Kehadiran perwakilan pemerintah daerah, pemerintah desa, komunitas pemuda, serta rekan-rekan wartawan menjadi saksi sejarah dimulainya restorasi besar-besaran pesisir Wailukum.

Dengan tertanamnya 1.000 mangrove ini, mimpi melihat pesisir timur Halmahera yang asri, hijau dan terlindungi dari abrasi kini selangkah lebih dekat menjadi kenyataan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *