Anggota DPR Kembangkan Perkeretaapian Modern dan Transparansi Data KAI-INKA

Kritik dan Saran Doni Akbar untuk Pengembangan Sektor Perkeretaapian Nasional

Anggota Komisi VI DPR RI, Doni Akbar, menyoroti pentingnya transparansi data serta modernisasi sarana dalam sektor perkeretaapian nasional. Ia menilai bahwa penyampaian data yang lengkap dan akurat menjadi kunci dalam mendukung fungsi pengawasan dan perumusan kebijakan di bidang transportasi.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Industri Kereta Api (Persero), Doni meminta agar KAI dan INKA menyajikan laporan yang lebih komprehensif, terutama terkait pembangunan jaringan rel serta laporan keuangan. Menurutnya, data tersebut menjadi indikator utama dalam mengukur kemajuan sektor perkeretaapian.

  • Data yang akurat dan transparan sangat penting karena menjadi dasar dalam proses pengawasan dan perumusan kebijakan.
  • Dalam rapat selanjutnya, Doni berharap adanya penyampaian data yang lebih lengkap, khususnya mengenai panjang dan kapasitas jaringan rel.

Selain itu, ia juga mempertanyakan strategi pengelolaan sarana perkeretaapian yang telah beroperasi lebih dari 25 tahun. Doni meminta penjelasan mengenai efektivitas program peremajaan armada, masa pakai setelah rehabilitasi, serta pertimbangan antara modernisasi, perbaikan, atau penggantian sarana secara menyeluruh.

  • Langkah-langkah ini diperlukan untuk memastikan aspek keselamatan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.
  • Pemeriksaan terhadap armada lama penting untuk menjaga kualitas layanan transportasi publik.

Evaluasi Inovasi di Sektor Perkeretaapian

Doni juga menyoroti penerapan inovasi di sektor perkeretaapian, termasuk program Battery Electric Multiple Unit (BEMU). Ia menekankan bahwa setiap inovasi harus disertai parameter yang jelas untuk mengukur manfaat dan efektivitas implementasinya.

  • Setiap adopsi teknologi baru harus mampu memberikan manfaat nyata berupa peningkatan efisiensi operasional, penghematan biaya, serta peningkatan kualitas layanan transportasi publik.
  • Evaluasi terhadap inovasi seperti BEMU diperlukan untuk memastikan bahwa manfaatnya benar-benar terasa oleh masyarakat.

Selain itu, Doni meminta agar laporan keuangan dan kinerja perusahaan disampaikan secara lebih komprehensif. Menurutnya, informasi tersebut diperlukan agar DPR memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi keuangan perusahaan, efektivitas investasi, serta prospek pengembangan usaha ke depan.

  • Dengan data keuangan yang lengkap, DPR dapat membuat kebijakan yang lebih tepat dan berkelanjutan.
  • Informasi tentang penggunaan dana dan hasil investasi sangat penting untuk memastikan pengelolaan sumber daya optimal.

Modernisasi Sistem Keselamatan Perkeretaapian

Doni juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai program strategis yang dijalankan KAI dan INKA. Dukungan tersebut mencakup percepatan penanganan perlintasan sebidang melalui penutupan perlintasan liar, pengamanan jalur prioritas, serta penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan.

  • Penanganan perlintasan sebidang menjadi fokus utama untuk mengurangi risiko kecelakaan.
  • Penguatan koordinasi antar lembaga diperlukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran operasional perkeretaapian.

Selain itu, ia mendorong dukungan pembiayaan untuk penyediaan petugas penjaga perlintasan, gardu, palang pintu, sirine, CCTV, dan berbagai perangkat keselamatan lainnya guna menekan risiko kecelakaan.

  • Modernisasi sistem keselamatan operasional melalui penerapan teknologi Automatic Train Protection (ATP) harus segera dilakukan.
  • Penguatan infrastruktur rel dengan standar axle load yang lebih tinggi serta pemanfaatan teknologi proteksi perjalanan kereta api yang lebih modern juga diperlukan.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *