Komunitas Eclipse dan SMA Cita Hati Bawa Harapan Baru Lewat Edukasi Sains ke Anak Prasejahtera 

SURABAYA – Suasana Sabtu sore (19/04/25) di Kampung yang terletak di pinggir rel kereta api daerah Jl. Tapak Siring Surabaya sedikit berbeda dari biasanya, dengan adanya siswa-siswi SMA Cita Hati Christian School Pakuwon City Surabaya tampak ramai dan meriah.

Sebanyak 20 siswa dari sekolah tersebut terlibat aktif dalam kegiatan edukatif bertajuk STEM for All, sebuah program kolaborasi bersama komunitas pelajar Eclipse. Kegiatan ini menyasar 67 anak-anak dari Komunitas Remaja Jalan Surabaya yang berasal dari latar belakang prasejahtera.

Lewat program ini, para siswa SMA Cita Hati tak sekadar menjadi peserta, namun berperan sebagai mentor yang membimbing anak-anak SD dalam praktik ilmu sains dan matematika secara langsung.

Mereka mengajak peserta belajar menyusun rangkaian listrik sederhana dan mengenal perubahan zat, semuanya dikemas dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Menurut Diana Elok Kristanti, Guru Kesiswaan SMA Cita Hati, pendekatan pembelajaran langsung seperti ini diyakini dapat menumbuhkan minat belajar anak-anak sejak dini.

“Kami ingin membuktikan bahwa belajar itu bisa menyenangkan. Ilmu seperti IPA dan Matematika sebenarnya tidaklah rumit jika diajarkan dengan pendekatan yang tepat,” ujar Diana saat diwawancarai awak media.

Sementara itu, Holly Natasha, siswa kelas 12 sekaligus Ketua Panitia dan pendiri Eclipse, menegaskan pentingnya akses pendidikan yang merata bagi semua anak.

“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa setiap anak, tanpa memandang latar belakangnya, punya hak yang sama untuk belajar dan berkembang. Melalui metode hands-on learning, kami ingin mereka merasakan sendiri bahwa belajar sains itu seru,” jelas Holly.

Tak hanya mengajar, para siswa juga memberikan bantuan berupa 60 tas ransel, alat tulis, dan makanan ringan kepada anak-anak peserta kegiatan. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mereka ke depan.

Riski Romadoni, pendiri Komunitas Remaja Jalan Surabaya, mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh para siswa SMA Cita Hati. Ia menyebut kehadiran mereka sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap anak-anak marjinal.

“Kami terus memperjuangkan hak setiap anak untuk mendapat pendidikan, bermain, dan tumbuh dalam lingkungan yang positif. Kehadiran adik-adik dari SMA Cita Hati sangat berarti bagi komunitas kami,” ungkapnya.

Program STEM for All ini diharapkan menjadi awal dari gerakan edukatif yang lebih luas, di mana siswa bisa berperan aktif sebagai agen perubahan dan membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar.