SURABAYA – Setelah lebih dari satu dekade menjadi bagian dari sejarahnya, Pakuwon City Mall kembali menghadirkan Food Festival dengan nuansa yang benar-benar baru. Mulai Jumat (07/06/25), festival kuliner legendaris ini dibuka kembali dengan konsep kekinian yang lebih segar, nyaman, dan ramah untuk keluarga.
General Manager Pakuwon City Mall, Lili Tanaya, menjelaskan bahwa Food Festival bukan sekadar ajang makan-makan, melainkan bagian dari cikal bakal berdirinya mall tersebut.
“Dulu kami mulai dari area food court sederhana di luar ruangan. Seiring waktu, lokasi itu kami ubah jadi lahan parkir. Tapi karena kecintaan masyarakat terhadap sajian kuliner Nusantara begitu tinggi, kami putuskan untuk membangkitkan kembali Food Festival ini dengan tampilan yang lebih modern,” beber Lili.
Kini, Food Festival hadir dalam suasana indoor dengan konsep hijau yang lebih menenangkan dan bersih. Tidak hanya itu, jam operasionalnya pun diperpanjang, dari sebelumnya hanya sore hingga malam, kini buka dari pukul 10 pagi sampai 10 malam setiap hari.
Sebanyak 31 tenant kuliner ikut meramaikan festival ini. Beragam menu khas Indonesia seperti gudeg, serabi, jajanan pasar, bubur Madura, dan es puter bisa dinikmati oleh para pengunjung. Beberapa tenant legendaris dari edisi sebelumnya juga kembali bergabung untuk menjaga rasa nostalgia dan keaslian suasana.
Lili juga menambahkan bahwa sistem transaksi kini sepenuhnya digital, mendukung gaya hidup cashless yang sudah diterapkan dalam berbagai acara outdoor mall sebelumnya.

“Kami juga berikan promo spesial untuk pembukaan. Pengunjung yang berbelanja minimal Rp100.000 bisa menukarkan voucher Rp50.000 di concierge di jam tertentu. Selain itu, ada juga promo dessert: belanja Rp50.000 bisa dapat voucher Rp25.000,” ungkapnya.
Selain suguhan kuliner, suasana mall pun semakin ramah untuk keluarga. Lokasinya yang strategis dengan pemandangan cantik—terutama saat sore menjelang malam—menawarkan pengalaman bersantap yang memikat.
Dari area makan indoor yang dekat dengan dinding kaca, pengunjung bisa melihat langsung proyek masa depan Pakuwon City Mall, yaitu Park Shanghai, sekaligus menikmati kilauan lampu-lampu di area luar.
Tak hanya itu, fasilitas mall juga dirancang inklusif. Aksesnya mudah dijangkau untuk pengguna kursi roda, orang tua, hingga anak-anak. Di akhir pekan, pengunjung akan disuguhi hiburan musik live, sementara di hari kerja akan ada kegiatan komunitas seperti taekwondo dan Sumba.
Dalam proses kurasi tenant, Lili menyebut setiap peserta harus melewati seleksi ketat agar kualitas dan variasi makanan tetap terjaga. “Kami minta proposal menu dari tiap tenant, lalu kami kurasi. Sekitar 80 persen menyajikan makanan halal, sisanya adalah non-halal dengan label yang jelas,” tambahnya.
Manajemen pun menargetkan lonjakan jumlah pengunjung hingga 50 persen, bahkan lebih, dibandingkan hari biasa. “Baru hari pertama saja, respons pengunjung sudah luar biasa. Bahkan sejak kemarin banyak yang sudah menunggu pembukaan ini,” tutup Lili penuh semangat.






