SURABAYA – Fakultas Pertanian (FP) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) resmi meluncurkan Pusat Inovasi Pembelajaran Mahasiswa bertajuk Mini Food Fisheries Technopark, Selasa (15/7).
Peresmian ini menjadi langkah strategis Unitomo dalam menguatkan pembelajaran berbasis praktik dan memperkuat kesiapan lulusan menghadapi dunia industri, khususnya di sektor agro-maritim.
Berlokasi di lingkungan FP Unitomo, technopark ini dilengkapi sembilan laboratorium tematik yang mengintegrasikan berbagai bidang ilmu dan praktik, di antaranya laboratorium kimia dan biologi, multimedia dan pembelajaran, mini bisnis, pengolahan pangan, breeding dan reproduksi, pakan, digital marketing, hingga laboratorium pemanfaatan sumber daya perikanan.
Fokus utama technopark ini mencakup teknologi budidaya dan breeding ikan, akuakultur, mikrobiologi pangan, produksi pakan, hingga kewirausahaan berbasis hasil pertanian.
“Mahasiswa harus merasakan atmosfer riset dan industri sejak dini. Kami ingin mereka tidak hanya paham teori, tetapi juga terbiasa menghadapi tantangan dunia kerja secara langsung,” ujar Dekan FP, Kejora Handarini, saat meresmikan technopark tersebut.
Hadir pula dalam acara ini, Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU) Unitomo, Bachrul Amiq, serta Rektor Unitomo, Prof. Siti Marwiyah. Dalam sambutannya, Prof. Siti menyampaikan apresiasi atas inisiatif Fakultas Pertanian dalam menciptakan ruang pembelajaran inovatif yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan masa depan.
“Ini adalah lompatan penting. Mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga ditempa menjadi inovator. Saya berharap technopark ini mampu meningkatkan daya saing lulusan Unitomo,” tegasnya. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara dunia kampus dan industri dalam menciptakan ekosistem pendidikan tinggi yang unggul.
Sementara itu, Bachrul Amiq menilai technopark ini sebagai model percontohan nasional. “Fakultas Pertanian adalah aset strategis. Kami percaya Mini Food Fisheries Technopark akan jadi contoh transformasi pendidikan. Lulusan kami tak hanya siap kerja, tapi juga siap menciptakan lapangan kerja,” tandasnya.





