BANDUNG (INDONESIAKINI.id) – Numismatik adalah salah satu studi yang mempelajari, mengumpulkan, tentang uang kuno kertas maupun koin yang ada di Indonesia. Numismatik sangat beragam dan banyak sekali peminatnya. Salah satu kegiatan ini adalah mengumpulkan benda-benda yg berkaitan dengan dunia numismatik itu sendiri.
Selain mempelajari juga, ada beberapa kolektor yang hanya menyimpan untuk kepentingan koleksinya, ada juga yg dijual kembali.
Di berbagai daerah salah satunya di Kota Bandung, Numismatik sangatlah digemari. Dengan dibentuknya komunitas-komunitas numismatik tertentu, yang menghubungkan satu sama lainnya untuk berbagi informasi seputar numismatik yang ada di daerahnya masing-masing.
Komunitas Numismatik banyak tersebar di berbagai kota di Indonesia. Mereka mencari dan mempelajari tentang uang kuno yang mereka temui. Bahkan ada beberapa jenis uang-uang kuno yang bisa dijual puluhan juta rupiah mungkin sampai ratusan juta, tergantung jenis dan kelangkaannya.
Numismatik ini bukan hanya di Indonesia, di luar negeripun, numismatik begitu digemari. Bahkan tidak hanya itu, ada saja orang luar negeri yang mencari uang kuno Indonesia untuk di beli dan di jadikan koleksi pribadi maupun umum.
Tujuan utama numismatik antara lain mempelajari mata uang yg pernah beredar dari masa ke masa, cara pembuatannya, ciri-cirinya, pemalsuannya, maupun sejarah politik terbentuknya uang tersebut.
Di Indonesia sendiri uang yg telah beredar dari masa ke masa, sudah dimulai sejak zaman kerajaan Majapahit. Dari kerajaan Majapahit ini lahir uang-uang koin yg terbuat dari emas. Kemudian di zaman penjajahan Belanda pun, pihak Belanda sudah beberapa kali mengeluarkan uang kertas maupun koin untuk alat transaksi. Begitupun zaman Jepang saat menjajah ada beberapa peninggalan salah satunya uang kuno yg pernah beredar pada masa ini.
Uang pertama Indonesia dicetak tahun 1945 , dinamakan dengan Oeang Republik Indonesia (ORI) dan Oeang Republik Indonesia Daerah (ORIDA). ORIDA sendiri, diberikan kewenangan ke setiap daerah untuk mencetak uangnya sendiri, karena saat itu banyak keterbatasan untuk menyebarluaskan uang ORI. Salah satu contoh uang ORIDA adalah ORIDA Sumatera Utara, ORIDA Tapanuli, ORIDA Banten, ORIDA Banda Aceh, ORIDA Bengkulu, dan masih banyak lagi.
Apa sih manfaat mempelajari Numismatik?
Menurut numismatik.id ada 4 manfaat mempelajari Numismatik yaitu ; hobi yang memperluas pengetahuan tentang sejarah dan politik dunia, meningkatkan apresiasi terhadap seni, memperkuat keterampilan berorganisasi, serta investasi yang menguntungkan.
Selain sebagai hobi, numismatik juga sebagai sarana edukasi sejarah dibalik pengeluaran mata uang yang ada di Indonesia maupun luar negeri.
“Perkembangan numismatik zaman sekarang yg saya perhatikan ada kenaikan tapi dari segi investasi bukan keikutsertaan kaum milenial,mungkin ini salah satu PR kita semua untuk lebih menggaungkan lagi, lebih memberikan pemahaman,sosialisasi numismatik kepada masyarakat ,sekolah sekolah dan umum. Manfaat numismatik bagi saya adalah kita bisa mengetahui fakta sejarah melalui uang tersebut,contoh uang orida atau uang daerah itu contoh nyata betapa sulit nya mendelivery uang dari pusat ke daerah yg terjegal agresi belanda,maka di mandatkan kepada kepala daerah setempat untuk membuat uang daerah masing masing dengan persetujuan dari pejabat keuangan negara safriudin”, ujar Roy Hummel Ketua Masyarakat Numismatik Bandung ( MNB).
“Harapan numismatik kedepan lebih di minati oleh generasi milenial dalam hal pengembangan,menggali potensi negara melalui uang kuno,” tambahnya.
(Pegy)






