PANGKALANBUN (INDONESIAKINI.id)- Tragedi berdarah yang terjadi di kapal penumpang KM. Awu ketika dalam perjalan dari Pelabuhan Perak Surabaya menuju Pelabuhan Panglima Utar Kumai, kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah diduga akibat rebutan tempat tidur 2 orang dinyatakan tewas dan 4 lainya dalam keadaan kritis.
Korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Sultan Imanudin Pangkalan Bun, Rabu (16/11) malam.berikut nama-nama kurban meninggal dan luka parah.
Adapun korban meninggal dunia atas nama:
1. Ismail, no tiket 1095632300145
2. Sipriano Mario Docarmo, no tiket 109681230029821 merupakan diduga pelaku pembacokan.
Sedangkan yang mengalami luka parah:
1. Syamsudin, no tiket,109563230014627
2. Agnes Nabu, no tiket 109681230029935
3. Petronela Bete, no tiket 109681230029811
4. Devergo alvirgo, no tiket 109681230029810
Korban kritis masih dalam perawatan medis.
Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono melalui Kabag Ops AKP Rendra Adhitya Dhani membenarkan kejadian tersebut dan pihaknya masih melakukan penyelidikan apa penyebab terjadi kericuhan hingga ada korban jiwa.
“Kami masih mendalami apa penyebab kejadian ini, tim kami memeriksa beberapa orang saksi termasuk korban serta mengecek CCTV di dalam kapal,” ujarnya yang dilansir dari kalteng.co, Kamis 16 November 2023.
Polres Kobar menjanjikan akan menyampaikan ke publik jika tim sudah menemukan apa penyebab terjadinya perkelahian yang menyebabkan dua orang tewas serta empat mengalami kritis.
Dugaan sementara, tragedi di kapal Awu tujuan Surabaya di pelabuhan Kumai para korban rebutan tempat tidur. (@pur)






