Daerah  

Kedatangan Patung Bunda Maria di KBG St Aloysius: Simbol Harapan dan Kekuatan bagi Umat

SIKKA – Hari ini, Komunitas Basis Gerejawi (KBG) St. Aloysius, Paroki Santo Thomas Morus Maumere, menyambut kedatangan Patung Bunda Maria dengan penuh sukacita dan semangat iman. Patung yang dibawa dari luar daerah ini diharapkan menjadi simbol harapan dan kekuatan rohani bagi umat, khususnya warga KBG St. Aloysius yang beralamat di Jalan Cemara 25, tepatnya di belakang SMAK Bhaktyarsa, Maumere.

Penerimaan patung ini disambut antusias oleh umat yang telah mempersiapkan diri sejak beberapa hari sebelumnya. Warga secara aktif terlibat dalam membersihkan dan memperindah lingkungan sekitar sebagai bentuk penghormatan atas kehadiran Patung Bunda Maria.

Kehadiran patung ini diyakini dapat memperdalam iman umat dan mempererat hubungan pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus. Selain menjadi sarana devosi, patung Bunda Maria juga diharapkan menjadi pengingat akan pentingnya iman, pengharapan, dan kasih dalam kehidupan sehari-hari.

Bapak Lorensius Bertholomeus mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas momen ini. “Saya merasa sangat bersyukur dan berbahagia. Semoga kehadiran Patung Bunda Maria membawa berkat dan rahmat bagi kita semua, serta memperdalam iman kita kepada Tuhan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Bapak Rubensius menyampaikan harapan agar momen ini menjadi titik awal bagi perjalanan spiritual yang lebih mendalam. “Kami berharap kehadiran Patung Bunda Maria mendorong kami untuk semakin dekat dengan Tuhan Yesus dan lebih giat dalam hidup menggereja,” katanya.

Kegiatan penerimaan Patung Bunda Maria ini menjadi momen penuh makna bagi umat KBG St. Aloysius. Selain memperkuat kebersamaan, acara ini memperlihatkan semangat iman yang hidup di tengah masyarakat. Warga berharap patung ini menjadi lambang kehadiran Bunda Maria yang senantiasa mendoakan dan menyertai umat dalam setiap langkah kehidupan. (Gelvaniela)