BERITA  

Festival Heritage Depok Lama Digelar Akhir Pekan, Catat Penutupan Jalan Pemuda dan Rute Alternatif

Festival Heritage Depok Lama Akan Digelar di Kawasan Bersejarah

Pemerintah Kota Depok bersama Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC) akan menggelar Festival Heritage Depok Lama untuk pertama kalinya pada akhir pekan ini. Kegiatan budaya yang dijadwalkan berlangsung pada 27-28 Juni 2026 tersebut akan dipusatkan di kawasan bersejarah Depok Lama, Kecamatan Pancoran Mas. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan sejarah, budaya, dan warisan Kota Depok kepada masyarakat luas.

Penutupan Sebagian Jalan Pemuda Selama Persiapan Festival

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan acara, sebagian ruas Jalan Pemuda akan ditutup sementara selama proses persiapan hingga berlangsungnya festival. Penutupan dimulai sejak Jumat, 26 Juni 2026 pukul 21.00 WIB. Meski demikian, penutupan tidak dilakukan secara total. Ruas jalan yang terdampak hanya berada pada area tertentu di sekitar lokasi acara sehingga aktivitas masyarakat masih dapat dialihkan melalui jalur lain yang telah disiapkan.

Masyarakat yang biasa melintasi kawasan tersebut diimbau untuk menyesuaikan waktu perjalanan dan memperhatikan rekayasa lalu lintas yang diberlakukan selama festival berlangsung.

Lokasi Penutupan Berada di Kawasan Depok Lama

Area yang akan ditutup berada di sepanjang Jalan Pemuda dengan panjang sekitar 150 meter. Titik penutupan dimulai dari area setelah Jalan Mawar hingga depan SMP Kasih. Kawasan tersebut akan disterilkan untuk mendukung berbagai kegiatan yang menjadi bagian dari Festival Heritage Depok Lama. Penutupan sementara ini juga bertujuan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung yang hadir.

Panitia memastikan akses jalan akan kembali dibuka setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.

Jalan Kembali Dibuka Setelah Acara Berakhir

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, ruas Jalan Pemuda akan dibuka kembali pada Sabtu malam, 27 Juni 2026 sekitar pukul 22.00 WIB setelah kegiatan utama festival selesai. Petugas juga akan langsung melakukan pembersihan lokasi agar kondisi jalan kembali normal dan dapat digunakan masyarakat seperti biasa. Pemerintah berharap proses pembukaan jalan dapat berjalan cepat sehingga tidak menimbulkan gangguan berkepanjangan.

Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif

Untuk mengurangi kepadatan lalu lintas selama penutupan berlangsung, sejumlah jalur alternatif telah disiapkan bagi pengendara yang melintas dari berbagai arah. Bagi masyarakat yang datang dari arah Jalan Kartini maupun Jalan Siliwangi, pengalihan arus dapat dilakukan melalui Jalan Mawar, Jalan Belimbing, hingga kawasan Simpang Tugu Jam menuju Jalan Margonda. Warga setempat yang sudah terbiasa melintasi kawasan Depok Lama diperkirakan tidak akan mengalami kesulitan karena tersedia cukup banyak akses penghubung di sekitar lokasi acara.

Festival Heritage Depok Lama Jadi Ajang Mengenal Sejarah Kota

Festival Heritage Depok Lama menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Depok dalam memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya lokal kepada generasi muda. Kawasan Depok Lama sendiri dikenal memiliki nilai historis yang kuat karena menjadi bagian penting dari perkembangan Kota Depok sejak masa lampau. Melalui festival ini, masyarakat akan diajak mengenal lebih dekat berbagai warisan budaya, bangunan bersejarah, hingga kisah perkembangan Depok dari masa ke masa.

Pemerintah Kota Depok berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan yang mampu menarik minat masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Depok.

Pemkot Depok Minta Maaf atas Potensi Gangguan Lalu Lintas

Pemerintah Kota Depok menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama pelaksanaan festival berlangsung. Meski ada penyesuaian arus lalu lintas, pemerintah memastikan seluruh pihak terkait telah berkoordinasi untuk meminimalkan dampak terhadap aktivitas warga. Masyarakat diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Festival Heritage Depok Lama sebagai bagian dari upaya melestarikan sejarah dan budaya kota.

Bagi warga yang berencana melintas di kawasan Jalan Pemuda pada 26 hingga 27 Juni 2026, disarankan untuk memanfaatkan jalur alternatif yang telah disediakan guna menghindari kemacetan dan memperlancar perjalanan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *