BISNIS  

Program Bedah Rumah PLN NP Hadirkan Hunian Layak bagi Purna Bakti

Teks Foto : Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PLN NP TB Ari Wibawa Mukti (ketiga dari kiri) bersama Sutarno (keempat dari kiri) bersama memasang plakat pada dinding depan rumah Sutarno yang telah direnovasi sehingga menjadi hunian yang sehat. Renovasi ini merupakan bentuk kepedulian PLN NP bagi para pejuang kelistrikan yang di masa pensiun masih tinggal di rumah yang kurang layak huni. (ist)

SURABAYA – Dedikasi para insan kelistrikan yang telah mengabdikan hidupnya untuk menerangi negeri terus mendapat penghargaan. Sebagai bentuk apresiasi kepada para purna bakti, PLN Nusantara Power menjalankan Program Bedah Rumah Sehat bagi Sutarno, pensiunan yang pernah bertugas di Kantor Pusat perusahaan di Surabaya.

Program ini merupakan hasil sinergi antara Ikatan Keluarga Pensiunan Listrik Negara (IK PLN), LAZIS PLN Nusantara Power, serta program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PLN NP. Peresmian rumah tersebut dilaksanakan pada 11 Februari 2026 dan dihadiri Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PLN Nusantara Power, TB Ari Wibawa Mukti, bersama jajaran pengurus IK PLN Pusat dan IK PLN Cabang Cirata.

Sebelum direnovasi, kondisi rumah Sutarno dinilai tidak layak huni. Atap mengalami kebocoran, plafon rusak, serta sejumlah bagian rumah seperti dinding, dapur, dan kamar mandi mengalami kerusakan cukup berat. Proses renovasi dimulai pada 15 Desember 2025 hingga akhirnya rampung dan diserahterimakan pada 11 Februari 2026.

Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PLN Nusantara Power, TB Ari Wibawa Mukti, menegaskan bahwa program tersebut bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi bentuk penghormatan kepada para insan PLN yang telah berkontribusi besar bagi perusahaan dan negara.

“Program Bedah Rumah Sehat ini bukan hanya tentang memperbaiki bangunan fisik, tetapi menghadirkan rasa aman, kenyamanan, dan martabat hidup yang layak bagi para purna bakti. Kami meyakini capaian PLN Nusantara Power hari ini tidak lepas dari dedikasi para pendahulu. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kami untuk terus hadir dan memastikan mereka tetap merasakan perhatian dari keluarga besar PLN,” ujarnya, (23/02/26) Senin.

Menurut Ari, program ini juga mencerminkan nilai kebersamaan, kekeluargaan, serta semangat gotong royong yang menjadi bagian dari budaya perusahaan. Sejak 2021, tercatat sebanyak 39 rumah pensiunan telah direnovasi melalui program serupa. Pada 2026, perusahaan menargetkan pembangunan sekitar 10 rumah tambahan bagi para purna bakti.

Sutarno sebagai penerima manfaat mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Rumah yang kini lebih layak huni menjadi kebahagiaan tersendiri bagi dirinya dan keluarga dalam menikmati masa pensiun.

Program Bedah Rumah Sehat tidak hanya menjadi wujud kepedulian sosial perusahaan, tetapi juga simbol penghormatan atas kontribusi para pensiunan yang telah menjaga keberlangsungan energi bagi negeri.

Melalui kolaborasi antara IK PLN, LAZIS PLN Nusantara Power, dan CSR perusahaan, PLN Nusantara Power berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberi manfaat bagi lebih banyak pensiunan di masa mendatang.