Youth Camp GPdI se-Tanah Papua akan Diikuti 6.000 Pemuda
Youth Camp Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) se-Tanah Papua akan digelar pada 23–26 Juni 2026 di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Acara ini akan dihadiri oleh sekitar 6.000 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Tanah Papua serta perwakilan dari Papua Nugini. Kegiatan lintas negara ini bertujuan untuk memperkuat persaudaraan antar pemuda gereja sekaligus memberikan wadah untuk pengembangan karakter, integritas, dan kepemimpinan.
Tema utama yang diangkat dalam acara ini adalah “Empowered to be His Witnesses”, yang menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai saksi bagi Tuhan dalam kehidupan sosial maupun pelayanan gereja. Wakil Ketua Panitia, Pdt Agustinus Rinding, menjelaskan bahwa selama empat hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai agenda seperti perkemahan, workshop, seminar, serta pembinaan kerohanian yang dirancang secara terpadu.
Pdt Agustinus menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi momentum bagi generasi muda untuk membawa perubahan positif dalam berbagai aspek kehidupan. Ia menekankan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pengembangan diri peserta, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan gereja dan lingkungan sekitarnya.
Fokus pada Pengembangan Kepemimpinan dan Integritas
Youth Camp GPdI tahun ini akan menghadirkan peserta yang bervariasi mulai dari remaja hingga mahasiswa. Mereka akan diberikan materi kepemimpinan yang relevan dengan tantangan sosial yang ada di masyarakat. Tujuannya adalah untuk membentuk calon pemimpin masa depan yang memiliki integritas, kemandirian, dan tanggung jawab tinggi.
Acara ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antar pemuda gereja dari berbagai daerah. Dengan adanya peserta lintas negara, diharapkan dapat terjalin kerjasama yang lebih kuat dan saling mendukung dalam menjalani pelayanan gereja dan kehidupan sosial.
Lokasi dan Persiapan Acara
Kabupaten Biak Numfor dipilih sebagai tuan rumah Youth Camp GPdI se-Tanah Papua tahun ini. Lokasi yang dipilih adalah Pantai Anggopi, Distrik Oridek, yang akan menjadi pusat pengembangan karakter dan kerohanian bagi peserta. Pemilihan lokasi ini dilakukan setelah suksesnya penyelenggaraan Youth Camp di Kabupaten Jayapura pada 2025.
Pemkab Biak Numfor dan pihak gereja sedang mematangkan fasilitas pendukung guna memastikan kenyamanan ribuan peserta yang akan hadir di alam terbuka. Beberapa fasilitas seperti tempat tidur, area makan, dan akses ke fasilitas umum sedang disiapkan secara matang.
Harapan dan Tantangan di Masa Depan
Pdt Agustinus Rinding menegaskan bahwa melalui Youth Camp ini, para pemuda diharapkan dapat mengimplementasikan nilai-nilai positif dalam dunia pendidikan maupun pelayanan sosial. Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi awal dari perubahan yang lebih besar dalam masyarakat.
Selain itu, ia juga berharap peserta dapat mengambil manfaat maksimal dari berbagai program yang tersedia. Dengan adanya workshop dan seminar, peserta akan diberikan wawasan yang luas tentang berbagai isu sosial dan cara menghadapinya secara bijak.
Kesimpulan
Youth Camp GPdI se-Tanah Papua tahun 2026 akan menjadi momen penting bagi generasi muda dalam membangun karakter dan kepemimpinan. Dengan partisipasi dari berbagai wilayah dan negara, acara ini diharapkan mampu menciptakan jaringan pemuda gereja yang solid dan berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.






