Sosok Dejan Tumbas, Pemain yang Membawa Persis Solo Keluar dari Zona Degradasi
Dejan Tumbas adalah sosok penting dalam kiprah Persis Solo di Super League 2025/2026. Ia didatangkan pada transfer paruh musim untuk membantu klub asal Solo ini keluar dari zona degradasi. Dengan pengalamannya sebagai pemain sepak bola profesional, Dejan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik di lapangan.
“Tujuan saya adalah membantu tim mencapai hasil terbaik. Saya ingin berkontribusi dengan pengalaman saya, bekerja keras setiap hari, dan memberikan yang terbaik di lapangan,” ujar Dejan saat itu. Ia percaya bahwa bersama sebagai sebuah tim, mereka dapat berkembang dan mencapai target yang ditetapkan.
Kontribusinya memang terbukti. Dejan Tumbas berhasil membawa Persis Solo keluar dari zona degradasi. Dalam 7 pertandingan yang ia jalani, tim tidak pernah mengalami kekalahan. Empat laga berakhir imbang dan tiga laga dimenangkan oleh Laskar Sambernyawa.
Peran Dejan Tumbas yang Berbeda di Berbagai Klub
Uniknya, posisi yang ditempati Dejan Tumbas di Persis Solo berbeda dengan saat ia membela Persebaya Surabaya. Sebagai pemain yang versatile, ia bisa bermain di berbagai posisi seperti bek kiri, gelandang bertahan, sayap kiri, gelandang serang hingga gelandang tengah. Namun, di Persebaya Surabaya, ia lebih sering berperan sebagai bek kiri, posisi yang bukan passion-nya.
Hal ini terlihat dari kontribusi minimal yang ia berikan selama berada di bawah asuhan Eduardo Perez. Tim banyak meraih hasil imbang, dan akhirnya kepelatihan berganti menjadi Bernardo Tavares yang memutuskan untuk menyudahi kontrak Dejan Tumbas.
Kini, di Persis Solo, Dejan Tumbas bersinar sebagai gelandang serang dan gelandang tengah. Ia menjadi motor serangan dan telah mencetak 2 gol bersama klub tersebut. Salah satu aksi menonjolnya terjadi dalam pertandingan di pekan ke-27, ketika ia ikut membobol gawang Semen Padang. Meski tanpa penonton, aksinya membantu Persis Solo dari kekalahan di kandang sendiri.
Profil Dejan Tumbas
Dejan Tumbas lahir pada 5 Agustus 1999, di Krivaja, Serbia. Dengan tinggi badan 1,87 meter, ia berposisi sebagai striker dan mampu bermain di berbagai posisi lainnya seperti sayap, gelandang, hingga bek. Nilai pasar Dejan Tumbas mencapai Rp 3,48 miliar.
Karier sepak bolanya dimulai dari akademi muda Hajduk 1912 U-19 dan Partizan U-19, sebelum resmi bergabung dengan FK Backa pada usia 18 tahun. Ia berkiprah di klub tersebut selama dua tahun. Pada tahun 2019, ia berpindah ke Dinamo Vranje, di mana dalam kurun dua musim ia mampu mencatatkan 8 gol dan 1 assist dari total 40 pertandingan.
Setelah itu, Dejan Tumbas memperkuat Kolubara dari tahun 2021 hingga 2023 dengan jumlah keseluruhan penampilan sebanyak 31 kali. Perjalanan kariernya di kancah internasional dimulai pada Januari 2023 ketika ia bergabung dengan klub Montenegro, Rudar Pljevlja. Selama 7 bulan bermain di sana, ia mencetak 4 gol dan memberikan 2 assist dalam 16 pertandingan.
Setelah kembali bermain di Serbia untuk Sloboda Uzice dengan catatan 28 pertandingan, 1 gol, dan 1 assist, Dejan Tumbas kemudian bergabung dengan FK Khujand di Tajikistan pada tahun 2024, di mana ia menunjukkan performa yang mengesankan dengan 8 gol dan 2 assist dari 13 laga.
Pada Januari 2025, ia membuat debut di Indonesia dengan bergabung di Persebaya Surabaya. Akhirnya, Dejan Tumbas bergabung dengan Persis Solo pada 9 Februari untuk memperkuat lini depan tim pada putaran kedua Super League 2025/2026.
Profil Lengkap Dejan Tumbas
Nama di negara asal: Дејан Тумбас
Tanggal lahir/Umur: 5 Agustus 1999 (26)
Tempat kelahiran: Krivaja, Serbia
Tinggi: 1,87 m
Kewarganegaraan: Serbia
Posisi: Penyerang – depan – tengah
Kaki dominan: Kanan
Klub Saat Ini: Persis Solo
Bergabung: 6 Februari 2026
Kontrak berakhir: –
Harga Pasar: Rp 3,48 miliar
Statistik Berdasarkan Klub
- Persebaya Surabaya: 30 pertandingan, 0 gol, 2 assist, 6 kartu kuning, 2.436 menit bermain.
- FK Dinamo Vranje (1947 – 2022): 40 pertandingan, 8 gol, 1 assist, 13 kartu kuning, 3.281 menit bermain.
- FK Kolubara Lazarevac: 31 pertandingan, 0 gol, 0 assist, 1 kartu kuning, 1.311 menit bermain.
- GFK Sloboda Uzice: 28 pertandingan, 1 gol, 1 assist, 6 kartu kuning, 1.595 menit bermain.
- Rudar Pljevlja: 16 pertandingan, 4 gol, 2 assist, 8 kartu kuning, 1.115 menit bermain.
- FK Khujand: 13 pertandingan, 8 gol, 2 assist, 3 kartu kuning, 1.005 menit bermain.






