BERITA  

Remaja 19 Tahun Menghilang Jelang Pernikahan, Calon Suami Peternak Sapi 33 Tahun

Kebocoran Pernikahan di Pati, Jawa Tengah

Sebuah rencana pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia bagi pasangan muda di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berakhir dengan kejutan yang mengejutkan. Seorang wanita berusia 19 tahun, yang merupakan calon mempelai perempuan, dilaporkan kabur dari rumah menjelang akad nikah yang akan digelar. Kejadian ini mencuri perhatian publik dan viral di media sosial.

Calon mempelai pria, Muhammad Mualim (33 tahun), diketahui sebagai peternak sapi dan pekebun buah di desa setempat. Ia juga tinggal di Desa Tunjungsari, Kecamatan Tlogowungu, sama seperti calon mempelai perempuan. Pernikahan ini dijadwalkan berlangsung pada hari Kamis pukul 09.00 WIB. Namun, rencana tersebut harus dibatalkan setelah NAS, nama panggilan dari calon mempelai perempuan, menghilang dari rumah sejak dini hari.

Proses Pernikahan yang Diatur oleh Hukum

Pernikahan di Indonesia diatur dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 beserta perubahannya melalui UU Nomor 16 Tahun 2019. Menurut aturan tersebut, pernikahan dianggap sah jika dilakukan sesuai hukum agama dan kepercayaan masing-masing pihak, serta dicatat secara resmi oleh negara. Selain itu, syarat usia minimal pernikahan adalah 19 tahun untuk laki-laki maupun perempuan.

NAS, yang memiliki usia 19 tahun, seharusnya memenuhi syarat tersebut. Namun, tiba-tiba ia menghilang sebelum acara akad nikah. Keluarga baru menyadari kehilangan NAS saat pagi hari. Saat itu, mereka sedang bersiap untuk melangsungkan pernikahan dengan Muhammad Mualim.

Pengambilan Keputusan oleh Keluarga Pria

Keluarga Muhammad Mualim akhirnya memutuskan untuk membatalkan acara pernikahan setelah mendapat informasi dari keluarga NAS. Hal ini juga membuat mahar berupa motor Honda PCX 2026 yang telah disiapkan batal diberikan kepada NAS.

Kasi Humas Polresta Pati, Ipda Hafid Amin, menjelaskan bahwa NAS tidak terlihat di kamarnya sekitar pukul 03.00 WIB. Pihak keluarga kemudian memberitahu keluarga pria pada pukul 06.00 WIB. Dengan informasi tersebut, keluarga pria memutuskan untuk membatalkan acara pernikahan.

Upaya Pencarian dan Imbauan ke Masyarakat

Sementara itu, ibu NAS, Siti Munawaroh (36) dan suaminya, Sugiyanto (50), melaporkan kejadian ini ke Polsek Tlogowungu. Petugas polisi langsung berkoordinasi dengan perangkat desa setempat untuk mencari keberadaan NAS.

“Kami dari Polsek Tlogowungu setelah mendapatkan informasi dari pihak keluarga mempelai perempuan, melakukan koordinasi dengan pihak desa,” ujar Ipda Hafid Amin. “Setelah itu, kami melakukan upaya pencarian kepada Saudari Nayla.”

Hingga saat ini, motif NAS kabur masih dalam penyelidikan. Polisi juga mengimbau agar NAS segera pulang karena keluarga sangat khawatir. Hafid meminta bantuan masyarakat apabila mengetahui keberadaan NAS atau Nayla. “Kami mohon apabila ada masyarakat yang mengetahui keberadaan perempuan tersebut atau Saudari Nayla, kami mohon untuk diinformasikan ke kami, ke kepolisian terdekat atau menghubungi 110,” imbuh Hafid.

Kesaksian Tetangga

Menurut kesaksian tetangga, hubungan antara NAS dan Muhammad Mualim bukanlah perjodohan. Namun, menjelang pernikahan, NAS disebut mendapat godaan dari pria lain. “Dilamar menerima, udah sampai tunangan, tapi di tengah jalan ada desas-desus ceweknya kecantol cowok lain yang seumuran, terus sama si Salim ditanya, masih mau lanjut atau enggak. Dijawab mau,” kata tetangga yang enggan disebutkan namanya.

Meski begitu, tidak ada tanda-tanda aneh dari NAS sebelumnya. Namun, pada malam hari sebelum akad nikah, NAS tiba-tiba kabur. Diduga kuat, ia lari bersama cowok selingkuhannya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *