Irfan Hakim Mengaku Menangis Saat Menyaksikan Sapi Kurban Disembelih
Presenter ternama Irfan Hakim mengungkapkan perasaan haru saat menyaksikan sapi kurbannya disembelih pada momen Hari Raya Idul Adha. Ia mengatakan bahwa setiap sapi yang ia pelihara memiliki cerita dan kenangan tersendiri. Meski merasa sedih, Irfan tetap bahagia karena bisa berbagi daging kurban kepada warga sekitar.
Pada momen tersebut, Irfan turut serta mendampingi proses penyembelihan hewan kurban yang sebelumnya dirawat secara khusus olehnya. Salah satu sapinya bahkan telah dipelihara selama dua tahun. Ia menjelaskan bahwa kedekatan dengan sapi-sapi itu sangat kuat, sehingga membuatnya tidak bisa menahan air mata.
“Ya karena ada beberapa sapi yang dipelihara itu lama banget, dan udah dekat banget,” ujarnya.
“Apalagi yang disemebelih di tempat Mama di Bandung itu saya pelihara sampai hampir dua tahun,” tambahnya.
Irfan juga bercerita tentang hubungan khusus antara dirinya dan sapi-sapi peliharaannya. Ada salah satu sapi yang begitu manja hingga memeluk dan menciumnya. “Ada dia tuh manja banget, aku peluk sampai dia tuh nangis, terus ada dia tuh cium aku.”
Setiap perayaan Idul Adha, Irfan tak pernah melewatkan kesempatan untuk berkurban. Ia juga aktif dalam membagikan daging kurban kepada masyarakat. Baginya, kebahagiaan terbesar adalah melihat orang-orang yang mendapatkan daging kurban. “Jadi emang setiap tahun berbagi terus, tapi nggak pernah ada cukupnya.”
Ia menambahkan bahwa meskipun jumlah daging kurban terbatas, ia tetap berusaha membagikannya kepada semua yang membutuhkan. Bahkan sisa tulang pun mereka terima tanpa masalah. “Yang penting merekan semua kan bahagia.”
Sapi Kurban Irfan Hakim Laku Keras Dibeli Artis
Selain berkurban, Irfan Hakim juga rutin menjual sapi kurban. Setiap hari raya Idul Adha, ia beralih menjadi pedagang sapi. Banyak artis yang membeli sapi dari Irfan, seperti Raffi Ahmad dan Maia Estianty, yang kerap memilih sapi jenis limosin.
“Alhamdulillah tahun ini, seperti tahun lalu, saya menyediakan sapi kurban karena memang teman-teman banyak yang minta,” kata Irfan. Ia mengakui bahwa banyak rekan artis yang heran dengan kemampuannya menjual sapi dalam kondisi sehat, bagus, tinggi, dan gemuk.
Pria berusia 50 tahun ini menjelaskan bahwa ia langsung mencari sapi berkualitas ke pelosok daerah Jawa. “Memang hobi saya itu hunting langsung ke petani-petani lokal di daerah. Selain bisa dapat kualitas terbaik,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa hal ini merupakan bentuk dukungan agar para petani lokal lebih semangat merawat ternak mereka.
Irfan bersyukur bahwa sapi dagangannya selalu laris dibeli oleh rekan artis. Ia menegaskan bahwa dalam jual beli hewan kurban, ia selalu mengedepankan kejujuran. “Alhamdulillah, sapi-sapi yang saya sediakan itu no tipu-tipu soal berat.”
Banyak pihak yang sering kali melebih-lebihkan berat sapi demi menaikkan harga jual. “Banyak di luar sana yang klaim sapinya berbobot 1,4 ton, padahal aslinya cuma 1 ton.” Ia menegaskan bahwa di tempatnya, jika beratnya 1 ton, ia akan bilang 1 ton, tidak pernah melebih-lebihkan beratnya.





