Rombongan Arteria Dahlan Viral di Tikungan Curam Sitinjau Lauik
Sebuah video yang menampilkan rombongan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Arteria Dahlan berfoto di tikungan curam Sitinjau Lauik, Padang, Sumatera Barat, tengah viral di media sosial. Lokasi tersebut terletak di Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, dan merupakan bagian dari jalur lintas Sumatra yang menghubungkan Kota Padang dengan Kota Solok.
Kawasan Sitinjau Lauik dikenal dengan tanjakan dan tikungan ekstrem yang disebut sebagai Panorama I. Area ini merupakan celah gunung dengan topografi yang sangat curam, sehingga menjadi lokasi yang membutuhkan kewaspadaan tinggi bagi pengendara.
Dalam video yang beredar, awalnya terlihat rombongan mobil yang dikawal oleh mobil patwal polisi berhenti tepat di tikungan tersebut. Tak lama kemudian, sejumlah orang turun dari kendaraan dan langsung berfoto di pinggir jalan. Aksi tersebut menyebabkan kendaraan lain harus berhenti karena jalur yang sempit dan berbahaya.
Beberapa warganet mengkritik tindakan rombongan tersebut, karena dianggap tidak menjaga keselamatan dan mengganggu arus lalu lintas. Dalam hal ini, rombongan pejabat itu disebut-sebut merupakan rombongan Arteria Dahlan. Tribunnews.com mencoba mengonfirmasi Arteria untuk memastikan apakah dirinya benar-benar ada dalam rombongan tersebut. Namun, hingga saat ini, Arteria belum memberikan respons atas kejadian yang viral dan mendapat respon negatif dari masyarakat.
Polda Sumatera Barat sendiri telah memonitor dan melakukan pengecekan terkait peristiwa tersebut. Menurut Dirlantas Polda Sumatra Barat Kombes M. Reza Chairul, kejadian tersebut terjadi sekitar satu minggu yang lalu. “Ya (benar ada peristiwa itu). Itu video 1 minggu yang lalu bukan hari ini,” kata Reza saat dikonfirmasi, Minggu (12/4/2026).
Reza menjelaskan bahwa tikungan tersebut memang sering dijadikan tempat berhenti oleh pengendara untuk memberikan bantuan atau tali asih kepada masyarakat yang membantu mengatur lalu lintas. “Di situ masyarakat biasa berhenti untuk memberi bingkisan tali asih kepada sukarelawan pengatur lalu lintas yang bertugas di tikungan tersebut. Ya biasanya begitu,” ungkapnya.
Dalam video juga terlihat adanya sejumlah truk yang berhenti karena aktivitas tersebut. Namun Reza menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak berlangsung lama. “Sekira 1 menit dan tidak panjang. Pengendara singgah sebentar di situ,” tuturnya.
Lebih lanjut, Reza mengatakan bahwa anggota polisi yang melakukan pengawalan pun sudah diberi teguran. “Iya itu yang mengawal dari Satlantas Polres Solok Kota. Sudah saya tegur Kapolres dan Kasatlantasnya,” tukasnya.
Penjelasan dan Tanggapan dari Pihak Terkait
Meskipun pihak kepolisian telah memberikan penjelasan, beberapa netizen tetap merasa tidak puas dengan tindakan rombongan Arteria Dahlan. Mereka menilai bahwa tindakan tersebut dapat membahayakan keselamatan pengendara lain dan tidak sesuai dengan etika berlalu lintas.
Selain itu, banyak yang mempertanyakan alasan rombongan tersebut memilih lokasi yang berbahaya untuk berfoto. Beberapa mengingatkan bahwa Sitinjau Lauik adalah area yang rawan kecelakaan, terutama jika pengendara tidak hati-hati.
Terkait hal ini, para pengguna media sosial mulai menuntut transparansi dan tanggung jawab dari pihak yang terlibat. Mereka berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi dan bahwa semua pihak bisa lebih bijak dalam berperilaku di jalan raya.
Kesimpulan
Peristiwa rombongan Arteria Dahlan yang viral di Sitinjau Lauik menjadi perhatian besar dari masyarakat. Meski pihak kepolisian telah memberikan penjelasan, isu tentang keselamatan dan etika berlalu lintas tetap menjadi sorotan. Diharapkan, kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih waspada dan bertanggung jawab saat berada di jalan raya.






