BERITA  

Menjelang Iduladha, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pengawasan Hewan Kurban Diperketat

Pemantauan Kesehatan Hewan Kurban Diperketat Menjelang Iduladha 2026

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyoroti pentingnya pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Ia menekankan bahwa pemeriksaan kesehatan hewan harus diperkuat agar masyarakat merasa aman dalam memilih dan menyembelih hewan kurban.

Menurutnya, kesehatan hewan kurban menjadi prioritas utama karena berpotensi menjadi sumber penyebaran penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD). Hal ini sangat penting untuk diantisipasi agar tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan manusia maupun ternak lainnya.

“Pengawasan kesehatan hewan kurban harus diperketat agar masyarakat merasa aman dan hewan yang diperjualbelikan benar-benar sehat,” ujarnya saat berada di Kota Semarang.

Saleh juga mengungkapkan bahwa mobilitas ternak menjelang Iduladha biasanya meningkat tajam. Oleh karena itu, ia meminta pemerintah daerah dan petugas kesehatan hewan untuk melakukan pengawasan ketat terhadap pasar hewan, tempat penjualan ternak, serta lokasi distribusi hewan kurban.

Ia menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan ternak harus dilakukan secara maksimal guna mencegah penyebaran penyakit hewan menular. “Jika tidak dilakukan dengan baik, bisa saja penyakit menyebar ke wilayah lain dan membahayakan masyarakat,” katanya.

Data Kebutuhan dan Ketersediaan Hewan Kurban

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah, kebutuhan hewan kurban pada tahun 2026 diperkirakan mencapai sekitar 605.817 ekor. Rinciannya meliputi:

  • Sapi: 135.772 ekor
  • Kerbau: 3.224 ekor
  • Kambing: 336.096 ekor
  • Domba: 130.725 ekor

Sementara itu, ketersediaan ternak di Jawa Tengah mencapai sekitar 982.149 ekor. Berikut rinciannya:

  • Sapi: 172.172 ekor
  • Kerbau: 4.023 ekor
  • Kambing: 580.963 ekor
  • Domba: 224.991 ekor

Dengan jumlah tersebut, Jateng dinilai mampu memenuhi kebutuhan hewan kurban di dalam daerah dan bahkan dapat mendukung distribusi ternak ke berbagai wilayah lain. Kondisi ini menjadi peluang ekonomi yang baik bagi para peternak lokal.

Edukasi dan Kesadaran Masyarakat

Selain itu, Saleh juga mendorong pemerintah daerah untuk terus memberikan edukasi kepada peternak tentang pencegahan penyakit hewan, pola perawatan ternak, serta pentingnya vaksinasi. Ia berharap peternak lebih sadar akan tanggung jawab mereka dalam menjaga kesehatan ternak.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam membeli hewan kurban. Masyarakat diminta untuk memastikan bahwa hewan yang dibeli dalam kondisi sehat dan dilengkapi surat keterangan kesehatan hewan.

“Masyarakat juga harus teliti saat membeli hewan kurban. Pastikan hewan dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat,” pesannya.

Harapan untuk Pelaksanaan Iduladha yang Lancar

Saleh berharap pelaksanaan Iduladha tahun ini dapat berjalan lancar dengan dukungan pengawasan kesehatan hewan yang optimal. Dengan pengawasan yang baik, masyarakat diharapkan merasa aman dan nyaman dalam berkurban.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan tidak hanya kebutuhan hewan kurban terpenuhi, tetapi juga kesehatan masyarakat dan lingkungan tetap terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *