Kekhawatiran Bobotoh atas Nasib Federico Barba dan Layvin Kurzawa
Kekhawatiran terhadap nasib dua pemain asing Persib Bandung, Federico Barba dan Layvin Kurzawa, semakin memperkuat kecemasan para Bobotoh. Meski Persib Bandung berhasil meraih gelar juara Liga 1, tetapi banyak yang mulai ragu apakah kedua pemain tersebut akan bertahan di musim depan atau justru pergi.
Federico Barba: Masih Diragukan Bertahan
Federico Barba, bek asal Italia, sejak paruh musim lalu selalu menjadi sorotan karena kerinduannya untuk kembali ke Italia bersama keluarganya. Meskipun Persib Bandung telah memberikan fasilitas bagi Barba dan keluarganya untuk tinggal di Bandung, rasa homesick masih menghantui pemain berusia 32 tahun ini.
Dalam sejarah, Stefano Beltrame, pemain asal Italia sebelumnya, juga memutuskan pulang ke Italia setelah membawa Persib Bandung juara pada musim 2023/2024. Bahkan, Beltrame hanya bertahan setengah musim sebelum akhirnya kembali ke tanah airnya.
Saat ini, nasib Federico Barba masih menjadi teka-teki. Meskipun ia masih terikat kontrak hingga 31 Mei 2027, banyak yang meragukan kemungkinan ia bertahan di Persib Bandung. Akun Instagram @fabrizioasia_ sempat memposting pertanyaan “stay or leave” yang langsung menarik perhatian Bobotoh.
Beberapa komentar dari penggemar Persib Bandung antara lain:
- “Stay please my love .. @fedebarba19”
- “Semoga mau stay 1 tahun lagi,ayo Barba umur udah 32 stay disini aja bisnis laku pasti”
- “Berharap sih stay tapi kayanya pergi uy”
- “Pergi dia , di sg istri juga mau pulang dan gk lanjut diliga +62,2”
- “Jigana bakal balik ka eropa”
- “Barba kemungkinan out padahal pemain kunci , syg sekali semoga thom haye bisa stay”
- “Stay buat di asia fokus musim depan”
Bobotoh sangat berharap Barba dapat bertahan di Persib Bandung meski ada kekhawatiran bahwa ia mungkin akan kembali ke Italia.
Layvin Kurzawa: Sinyal Janggal Jelang Transfer
Selain Federico Barba, Layvin Kurzawa juga membuat kekhawatiran bagi Bobotoh. Bek kiri asal Prancis ini sempat membuat spekulasi dengan tindakannya yang tidak biasa. Dalam sebuah video yang beredar, Layvin Kurzawa terlihat menyalami para Bobotoh dan mengenakan jersey Timnas Indonesia dengan nomor punggung 23 milik Marc Klok.
Uniknya, dalam video tersebut, Layvin Kurzawa terlihat murung dan sedih. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa ia mungkin akan meninggalkan Persib Bandung. Momen itu terjadi saat ia menunggu pemain Persib yang melakukan official training di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Kontrak Layvin Kurzawa hanya tersisa setengah musim, sehingga ketidakpastian tentang masa depannya semakin besar. Bobotoh pun bereaksi terhadap video tersebut dengan menyampaikan harapan agar Layvin Kurzawa tetap bertahan.
Beberapa komentar dari penggemar antara lain:
- “Klo pun ga diperpanjang semoga ikut arak2an juara Persib keliling baik bus”
- “Smoga jadi kenangan yg indah di Persib tuk kurzawa”
- “Hatur nuhun mang kuswara”
- “Angkat Piala Dulu Baru Pulang Kampung Bismillah”
- “Tp dia ikutan konvoy kaaaaan???”
- “Konvoi heula ath mang”
- “Tong waka balik euy, konvoi hela”
- “Pdhl kita ingin lihat dia lebih lama lagi…ambil pelajaran tehnik tinggi sepakbola”
Bobotoh sangat mengharapkan Layvin Kurzawa dapat tetap berada di Persib Bandung dan ikut serta dalam arak-arakan juara Liga 1.
Penutup
Nasib Federico Barba dan Layvin Kurzawa masih menjadi pertanyaan besar bagi para Bobotoh. Meski keduanya memiliki kontribusi penting bagi tim, tetapi kekhawatiran akan kepergian mereka terus muncul. Semoga keduanya dapat bertahan dan memberikan yang terbaik bagi Persib Bandung di musim depan.






