BERITA  

Ribuan Lansia Nyanyi Bersama Gubernur NTT di Puncak HLUN 2026

Perayaan Hari Lanjut Usia Nasional 2026 di Kupang

Ribuan lansia berkumpul di Alun-Alun Rumah Dinas Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk merayakan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026. Acara ini dimulai dengan jalan sehat yang diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, namun suasana semakin hidup saat para lansia bersenandung dan menari di puncak perayaan.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena turut memeriahkan acara dengan naik ke atas panggung dan membawakan lagu “Kamu Nggak Sendirian” yang dipopulerkan oleh grup musik Tipe-X. Irama musik yang enerjik langsung mengundang para lansia untuk ikut bernyanyi, bertepuk tangan, serta bergoyang bersama. Suasana kemeriahan terus meningkat seiring dengan partisipasi aktif dari peserta yang hadir sejak pagi hari.

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Supomo, juga turut bergabung di atas panggung. Ia tidak hanya menikmati kemeriahan acara tetapi juga berinteraksi langsung dengan para peserta. Interaksi ini menunjukkan betapa pentingnya kehadiran para tokoh dalam memperkuat rasa kebersamaan dan dukungan sosial bagi lansia.

Selain itu, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma juga menunjukkan kemampuannya dalam bernyanyi. Ia membawakan lagu daerah NTT berjudul “Veronika” yang langsung disambut nyanyian bersama oleh para peserta. Suasana semakin hangat saat Johni melanjutkan penampilannya dengan lagu populer NTT “Dapa Usir” yang dipopulerkan oleh Dedy Bartel. Penampilan ini memberikan kesan mendalam bagi ribuan lansia yang hadir.

Momen hiburan tersebut menjadi puncak HLUN 2026 yang berkesan. Setelah kegiatan pembagian door prize dan penampilan bakat, beberapa peserta bahkan berdiri dari tempat duduk mereka untuk berjoget bersama. Tawa, senyum, dan nyanyian silih berganti terdengar di seluruh area kegiatan, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebahagiaan.

Layanan Kesehatan Gratis untuk Lansia

Selain hiburan, Kementerian Sosial menyediakan berbagai layanan kesehatan gratis bagi para lansia. Di antaranya adalah pemeriksaan kesehatan, fisioterapi, donor darah, pengecekan bantuan sosial (bansos), serta layanan audiometri untuk memeriksa kemampuan pendengaran. Layanan ini sangat berharga bagi lansia yang membutuhkan perawatan khusus.

Salah satu peserta, Honimus Tupen (69) asal Sikumana, Maulafa, Kota Kupang mengaku senang mengikuti acara HLUN 2026. Ia mengatakan bahwa pengobatan dan alat bantu gratis sangat membantu di usia yang sudah tua. Ia berharap acara seperti ini bisa diadakan setiap tahun.

Sony, salah satu peserta lainnya, juga mengungkapkan kepuasannya mengikuti layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Ia menjalani pemeriksaan kolesterol, gula darah, dan asam urat. Setelah pemeriksaan, Sony juga menerima obat gratis. Ia merasa bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi lansia. Ia merasa senang bisa berkumpul lagi bersama teman-temannya dan merasa lebih muda.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *