BERITA  

Maut di Tol Lampung: Avanza Hantam Truk, 3 Tewas, 7 Luka

Kecelakaan maut kembali mengguncang ruas Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) di wilayah Lampung Selatan pada Minggu malam, 7 Juni 2026. Insiden tragis ini melibatkan sebuah minibus Toyota Avanza yang mengangkut 11 penumpang, yang akhirnya menabrak bagian belakang sebuah truk Colt Diesel hingga menyebabkan minibus tersebut terbalik.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 23.09 WIB di Kilometer (KM) 102+100 Jalur B. Akibat benturan keras tersebut, tiga orang penumpang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara delapan penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan.

Kronologi Kejadian dan Dugaan Penyebab

Berdasarkan investigasi awal yang dilakukan oleh pihak kepolisian, minibus Toyota Avanza dengan nomor polisi BE 1856 ANN dikemudikan oleh seorang pria berinisial DF (51). Kendaraan ini awalnya melaju dari arah Terbanggi Besar menuju Bandar Lampung melalui lajur cepat.

Namun, setibanya di KM 102 Jalur B, situasi berubah drastis. Kendaraan Avanza tersebut mendadak berpindah ke lajur lambat. Tanpa sempat menghindar, minibus itu langsung menghantam bagian belakang truk Colt Diesel bernomor polisi D 8390 XJ yang berada tepat di depannya. Benturan yang sangat keras ini sontak membuat minibus Avanza terbalik di lajur lambat.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Lampung Selatan, AKP M Erza Trisyahputra Nasution, memberikan keterangan awal terkait dugaan penyebab kecelakaan. Berdasarkan pengakuan pengemudi Avanza, DF, ia mengaku mengemudi dalam kondisi lelah.

“Pengakuan dari sopir kemarin dia kelelahan,” ungkap AKP M Erza pada Selasa, 9 Juni 2026.

Lebih lanjut, AKP M Erza menjelaskan bahwa perpindahan lajur yang dilakukan oleh pengemudi Avanza menjadi pemicu utama tabrakan tersebut. “Pada saat berada di KM 102 kendaraan berpindah ke lajur lambat dan menabrak bagian belakang truk Colt Diesel yang berada di depan,” jelasnya.

Identitas dan Kondisi Korban

Seluruh penumpang yang berada di dalam minibus Toyota Avanza tersebut diketahui merupakan warga Jalan Nusantara, Gang Murni, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Rincian data korban adalah sebagai berikut:

  • Korban Meninggal Dunia: Tiga orang penumpang dinyatakan meninggal dunia dan jenazah mereka langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek, Bandar Lampung. Ketiga korban meninggal dunia ini berinisial S (43), JW (27), dan P (41).

  • Korban Luka Berat: Sebanyak empat penumpang mengalami luka berat dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Abdul Moeloek. Para korban luka berat ini adalah P (6), MAA (69), AS (50), dan S (4).

  • Korban Luka Ringan: Tiga penumpang lainnya, bersama dengan pengemudi DF, mengalami luka ringan. Mereka mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara Lampung serta RS Natar Medika, Lampung Selatan.

Penanganan Pasca-Kecelakaan dan Kondisi Lalu Lintas

Menyusul laporan adanya kecelakaan, petugas patroli jalan tol segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Tim gabungan ini bertugas melakukan evakuasi terhadap para korban dan penanganan kendaraan yang terlibat.

Plt Operation Manager PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, Andri Dewantoro, memastikan bahwa insiden ini tidak sampai menimbulkan kemacetan lalu lintas yang berkepanjangan. Berkat penanganan yang cepat dan sigap dari Divisi Layanan Jalan Tol (LJT) Bakter bersama dengan Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Lampung, kondisi lalu lintas di ruas tol tersebut dilaporkan kembali normal pada pukul 01.10 WIB.

“Kami turut berbela sungkawa atas kejadian kecelakaan yang menimpa para korban,” ujar Andri Dewantoro.

Andri Dewantoro juga turut memberikan imbauan tegas kepada seluruh pengguna jalan tol agar senantiasa mengutamakan keselamatan saat berkendara. Ia menekankan pentingnya untuk mematuhi segala ketentuan dan tata tertib lalu lintas yang berlaku. Beberapa poin penting yang disorot adalah:

  • Batas Kecepatan: Pengendara diminta untuk selalu mematuhi batas kecepatan maksimal yang ditetapkan, yaitu 100 kilometer per jam.
  • Kondisi Kendaraan: Pastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan dan telah melalui pemeriksaan rutin.
  • Kondisi Pengemudi: Jangan pernah memaksakan diri untuk mengemudi jika merasa mengantuk atau kelelahan. Istirahat yang cukup adalah kunci keselamatan.

Hingga berita ini diturunkan, Unit Gakkum Satlantas Polres Lampung Selatan masih terus mendalami penyebab pasti dari kecelakaan maut yang terjadi di Tol Bakter tersebut. Proses investigasi lebih lanjut masih dilakukan untuk mengumpulkan semua bukti dan keterangan guna mengungkap akar permasalahan kecelakaan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *