, LUWU – DPP PKB telah menetapkan ketua DPC di level kabupaten se-Indonesia.
Elite partai berlambang kakbah itu memutuskan kembali Anton sebagai ketua terpilih.
Dengan begitu ia menjabat sebagai Ketua DPC Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Anton akan menjabat periode 2026-2031.
Ia mengalahkan dua pesaingnya Sumarling dan Mashacin.
Saat dikonfirmasi, Anton menerangkan, ia lolos setelah melewati seleksi Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang dilakukan DPP PKB.
“Di level provinsi saya dapat nilao B. Kalau di pusat saya dapat nilai A. Kemarin pengumumannya serentak oleh DPP,” jelasnya kepada , Jumat (12/6/2026) pagi.
Ia menambahkan, DPC PKB Luwu menargetkan 8 kursi DPRD Kabupaten.
Itu berarti satu dapil satu kursi parlemen.
“Kalau Dapil XI (Luwu, Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur) kami target dua kursi,” akunya.
Sementara untuk level DPR RI, Anton menyebut, pihaknya menargetkan 1 kursi.
“Dapil 3 DPR RI Sulsel kami menargetkan 1 kursi. InsyaAllah Pak Ketua Azhar Arsyad. Supaya kita punya perwakilan di pusat,” ujarnya.
“Saya sudah mulai perlahan membangun komunikasi dengan pengurus. Supaya target kita ini bisa tercapai di Pemilu selanjutnya,” tambahnya.
Diketahui Dapil 3 Sulsel meliputi Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Kota Palopo, dan Kabupaten Tana Toraja.
Termasuk Kabupaten Toraja Utara, Enrekang, Sidenreng Rappang (Sidrap), dan Kabupaten Pinrang.
Ketua PKB Sulsel, Azhar Arsyad mengatakan, nama-nama yang diumumkan ini merupakan hasil dari rangkaian uji kelayakan.
Dimulai dari tes tahap pertama hingga tes tahap kedua yang digelar oleh DPP.
Setelah melalui proses rapat pleno di tingkat pusat, keputusan final mengenai figur-figur yang akan memimpin PKB di daerah akhirnya diterbitkan.
Pasca-pengumuman ini, ketua terpilih di masing-masing daerah akan didampingi oleh Tim Penataan Struktur dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sulsel.
Selanjutnya untuk menyusun komposisi lengkap kepengurusan di tingkat DPC.
“Struktur yang telah rampung nantinya akan diserahkan kembali ke DPP untuk proses penerbitan Surat Keputusan (SK) resmi,” katanya kepada awak media.
Dari total daerah yang diumumkan, terdapat 10 figur petahana (inkumben) yang dinyatakan tetap bertahan memimpin daerahnya masing-masing.
Diantaranya adalah Fauzi Andi Wawo di Makassar, Asri di Bantaeng, Muhammad Syarif di Jeneponto, Aji Sumarno di Selayar, Andi Olivia di Sinjai, AFK Majid di Barru.
Ditambah Andi Fudail di Parepare, Anton di Luwu, Riswan Bibi di Luwu Utara, dan Sumardi Arifin di Wajo.
Laporan Jurnalis , Muh Sauki Maulana






