Ringkasan Berita:
- Transjakarta buka tiga rute khusus menuju JIExpo Kemayoran selama Jakarta Fair 2026, yakni Balai Kota–JIExpo Kemayoran (2C), Kampung Melayu–JIExpo Kemayoran (PRJ2), dan Pulo Gadung–JIExpo Kemayoran (PRJ3).
- Layanan beroperasi pukul 14.00-23.00 WIB pada hari kerja dan pukul 09.00-23.00 WIB saat akhir pekan dengan tarif reguler Rp 3.500.
- Pengunjung juga dapat memanfaatkan integrasi dengan MRT Jakarta, LRT Jakarta, KRL Commuter Line, dan Mikrotrans
, JAKARTA —PT Transjakarta menghadirkan tiga layanan khusus menuju kawasan JIExpo Kemayoran selama pelaksanaan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026.
Penyediaan rute ini ditujukan untuk mempermudah akses pengunjung sekaligus mendorong penggunaan transportasi umum selama berlangsungnya pameran tahunan terbesar di Indonesia tersebut.
Jakarta Fair Kemayoran setiap tahun menjadi magnet bagi jutaan pengunjung dari Jakarta maupun daerah penyangga.
Kondisi ini kerap memicu peningkatan volume kendaraan dan kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan Kemayoran.
Untuk mendukung mobilitas masyarakat, Transjakarta menyiapkan tiga rute khusus yang langsung terhubung dengan lokasi acara, yakni
- Rute 2C Balai Kota–JIExpo Kemayoran
- PRJ2 Kampung Melayu–JIExpo Kemayoran
- PRJ3 Pulo Gadung–JIExpo Kemayoran
Ketiga rute tersebut melayani berbagai kawasan strategis dan padat aktivitas, mulai dari Balai Kota, Monas, Juanda, Kampung Melayu, Jatinegara, Matraman, Salemba, Senen, Cempaka Putih hingga Pulo Gadung.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan kehadiran layanan tersebut merupakan bagian dari dukungan Transjakarta terhadap penyelenggaraan Jakarta Fair sekaligus upaya meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi publik.
“Transjakarta menghadirkan berbagai pilihan rute yang terhubung langsung dengan JIExpo Kemayoran agar masyarakat dapat bepergian dengan lebih mudah, nyaman, dan efisien menggunakan transportasi publik,” kata Ayu dalam keterangannya, Jumat (12/6/2026).
Selain layanan khusus Jakarta Fair, pengunjung juga dapat memanfaatkan sejumlah rute reguler yang melintasi kawasan Kemayoran, seperti rute 14 Jakarta International Stadium (JIS)–Senen dan rute 1W Blok M–Ancol.
Untuk jam operasional, layanan khusus Jakarta Fair beroperasi pukul 14.00 hingga 23.00 WIB pada hari kerja.
Sementara pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu, layanan mulai beroperasi lebih awal sejak pukul 09.00 WIB hingga 23.00 WIB.
Masyarakat dapat menikmati layanan tersebut dengan tarif reguler Transjakarta sebesar Rp3.500.
Akses menuju halte juga terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lain, seperti MRT Jakarta, LRT Jakarta, KRL Commuter Line, serta Mikrotrans.
Ayu menilai penggunaan transportasi umum dapat menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan keterbatasan lahan parkir yang biasanya terjadi selama gelaran Jakarta Fair berlangsung.
“Kami mengajak masyarakat yang akan berkunjung ke Jakarta Fair Kemayoran 2026 untuk memanfaatkan layanan Transjakarta. Selain lebih praktis dan ekonomis, penggunaan transportasi publik juga membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan JIExpo sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman bagi seluruh pengunjung,” imbuhnya.
Target Transaksi 8 Triliun
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi membuka gelaran Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 di Arena JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (11/6/2026) malam.
Pameran tahunan yang menjadi bagian dari perayaan HUT ke-499 Jakarta itu ditargetkan mampu mencatatkan transaksi UMKM hingga Rp8 triliun.
Dalam sambutannya, Pramono optimistis penyelenggaraan Jakarta Fair tahun ini dapat melampaui capaian tahun sebelumnya.
Ia bahkan berharap nilai transaksi pada tahun depan bisa menembus Rp9 triliun.
“Mudah-mudahan tahun depan lebih meriah, yang hadir lebih banyak, dan juga transaksinya buat UMKM lebih dari Rp9 triliun. Karena tahun lalu sudah lebih dari Rp7,3 triliun dan saya dengar tahun ini mudah-mudahan bisa Rp8 triliun UMKM transaksi di tempat ini,” ujar Pramono.
Selain target transaksi, Pemprov DKI Jakarta juga menargetkan jumlah pengunjung mencapai enam juta orang selama penyelenggaraan yang berlangsung hingga 12 Juli 2026.
Pramono menilai Jakarta Fair memiliki peran penting dalam mendorong aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat perdagangan dan bisnis nasional.
Menurutnya, kontribusi Jakarta terhadap produk domestik bruto (GDP) nasional saat ini mencapai 16,67 persen, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,59 persen.
Ia juga menyoroti peningkatan layanan transportasi publik yang terus dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Konektivitas transportasi di ibu kota, kata dia, kini telah mencapai sekitar 93 persen sehingga memudahkan mobilitas masyarakat menuju berbagai pusat kegiatan, termasuk kawasan Kemayoran.
Karena itu, Pramono mengajak masyarakat memanfaatkan transportasi umum saat berkunjung ke Jakarta Fair.
“Termasuk acara-acara yang ada di Kemayoran ini mudah-mudahan bisa menghadirkan dan lebih gampang orang naik transportasi umumnya,” kata dia.
Pameran Diikuti 2.800 Perusahaan
Sementara itu, Direktur Utama PT Jakarta International Expo sekaligus Ketua Umum Panitia Jakarta Fair Kemayoran 2026, Siti Hartati Murdaya, mengatakan pameran berlangsung selama 32 hari, mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026.
Menurutnya, Jakarta Fair tetap menjadi salah satu pameran multiproduk terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara yang menghadirkan berbagai produk unggulan dari dalam maupun luar negeri.
Tahun ini, sebanyak 2.800 perusahaan ikut berpartisipasi dengan total 1.800 stan yang menampilkan beragam produk, mulai dari otomotif, fesyen, furnitur, perlengkapan rumah tangga, kosmetik, skincare, hingga produk UMKM.
Selain pameran dagang, Jakarta Fair juga menghadirkan rangkaian hiburan, termasuk konser musik yang melibatkan sekitar 150 grup musik dan artis papan atas selama penyelenggaraan berlangsung.
Siti Hartati mengungkapkan, Jakarta Fair 2025 berhasil menarik sekitar 5,9 juta pengunjung dengan total nilai transaksi mencapai Rp7,3 triliun.
Capaian tersebut menjadi modal optimisme untuk meraih hasil yang lebih baik pada tahun ini.
“Capaian tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat dan kepercayaan para pelaku usaha yang menjadikan Jakarta Fair sebagai salah satu promosi efektif berbagai produk-produk yang relevan,” ujar Siti Hartati.
Melalui penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran 2026, panitia berharap ajang ini dapat terus menjadi wadah yang mempertemukan pelaku usaha, industri kreatif, sektor perdagangan, serta UMKM dengan masyarakat luas.
Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 20.30 WIB, arus pengunjung terus mengalir memasuki area pameran.
Sejumlah hall pameran hingga area kuliner terlihat ramai dipadati warga yang berburu produk unggulan, diskon menarik, hingga hiburan yang disuguhkan selama ajang tahunan tersebut.
Salah seorang pengunjung, Dion (30), mengaku telah menantikan pembukaan Jakarta Fair 2026.
Menurutnya, acara ini selalu menjadi destinasi favorit warga karena menghadirkan beragam promo sekaligus hiburan musik.
“Jakarta Fair ini memang salah satu event yang selalu ditunggu. Selain banyak diskon dan promo menarik, konser musiknya juga jadi daya tarik tersendiri,” ujar Dion saat ditemui di lokasi.
Ia mengatakan, Jakarta Fair tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga sarana rekreasi bersama keluarga.
“Kalau datang ke sini bersama keluarga, suasananya menyenangkan. Bisa jalan-jalan, belanja, kulineran, sekaligus menikmati hiburan,” katanya.
Meski jumlah pengunjung terus bertambah hingga malam hari, kondisi lalu lintas di sekitar kawasan JIExpo Kemayoran terpantau masih lancar.
Belum terlihat antrean kendaraan maupun kepadatan signifikan di sejumlah akses menuju lokasi acara. Jakarta Fair Kemayoran 2026 akan berlangsung hingga 12 Juli 2026.
Selain menghadirkan pameran multiproduk dari berbagai sektor industri, ajang ini juga menyuguhkan beragam pertunjukan hiburan dan konser musik yang menampilkan sejumlah musisi serta band ternama Tanah Air.
Diketahui, Jakarta Fair 2026 akan kembali menghadirkan hiburan musik selama 32 hari penuh di area Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat.
Ajang tahunan yang berlangsung 11 Juni hingga 12 Juli 2026 itu menghadirkan puluhan musisi lintas genre, mulai dari band rock, pop, reggae, hingga penyanyi solo yang tengah digandrungi anak muda.(m27)






