SURABAYA – Kampus Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) dipadati ribuan anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari berbagai sekolah di Surabaya, Sabtu (20/6/2026). Sebanyak 1.400 peserta tingkat SD, SMP, dan SMA mengikuti Latihan Gabungan (Latgab) PMR Kota Surabaya 2026 yang berlangsung selama dua hari.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-45 Unitomo. Mengusung tema “Muda Cerdas, Tangkas Beraksi”, Latgab diselenggarakan melalui kolaborasi PMI Kota Surabaya, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Unitomo, Pemerintah Kota Surabaya, Dinas Pendidikan Kota Surabaya, BPBD Kota Surabaya, serta BMKG Juanda.
Latgab PMR tahun ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan kepalangmerahan. Para peserta juga mendapat pembekalan terkait berbagai isu yang relevan dengan kehidupan generasi muda saat ini, mulai dari kesiapsiagaan bencana, kesehatan remaja, sanitasi lingkungan, hingga perubahan iklim.
Beragam kegiatan edukatif dan kompetitif turut mewarnai acara tersebut. Di antaranya Youth Station, Sekolah Siaga Bencana (SSB), lomba video edukatif bertema panas ekstrem, orasi publik mengenai urban heat, hingga talkshow perubahan iklim yang menghadirkan akademisi dan praktisi kebencanaan.
Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Unitomo, Arkha Rosyaria Badrus, mengatakan Latgab PMR merupakan wadah strategis untuk membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap sesama sekaligus memiliki kemampuan menghadapi kondisi darurat.
“Selain meningkatkan keterampilan kepalangmerahan, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, serta jiwa kepemimpinan kepada para peserta,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Unitomo, Prof. Siti Marwiyah, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, anggota PMR merupakan aset bangsa yang memiliki peran penting dalam menciptakan masyarakat yang sehat, tangguh, dan peduli terhadap sesama.
“Jika Indonesia memiliki generasi muda yang peduli kesehatan, kemanusiaan, dan siap membantu sesama seperti anggota PMR, maka masa depan bangsa akan semakin kuat,” tuturnya saat membuka kegiatan.
Latgab PMR 2026 jadi ajang PMI Kota Surabaya dan Unitomo dapat melahirkan generasi muda yang berkarakter, tangguh, serta siap menjadi relawan kemanusiaan dan agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Pembekalan sejak usia dini dinilai penting untuk membangun budaya kesiapsiagaan sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah berbagai tantangan sosial dan lingkungan yang terus berkembang.






