BISNIS  

Kilau Perayaan 2026, The Palace Jeweler Hadirkan Koleksi Seri Tara Terinspirasi Warisan Indonesia Timur

SURABAYA – Di tengah tren industri perhiasan yang semakin mengedepankan nilai budaya dan identitas lokal, The Palace Jeweler kembali menegaskan posisinya sebagai The National Jeweler melalui peluncuran Koleksi Nusantara Seri Tara. Koleksi ini menjadi sorotan utama dalam rangkaian Kilau Perayaan The Palace Jeweler 2026 yang berlangsung sepanjang Juli dengan mengusung tema “Cahaya Timur, Keindahan Nusantara.”

Perayaan tersebut tidak hanya menjadi momentum ulang tahun perusahaan, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkenalkan karya perhiasan yang terinspirasi dari kekayaan budaya Indonesia Timur.

General Manager The Palace Jeweler, Jelita Setifa, mengatakan tema yang diangkat tahun ini merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan budaya Nusantara yang kaya akan nilai sejarah, filosofi, dan keindahan.

“Melalui Kilau Perayaan, kami ingin menunjukkan bahwa setiap karya perhiasan tidak hanya memancarkan keindahan, tetapi juga membawa nilai budaya yang dapat diwariskan dari generasi ke generasi. Kekayaan Indonesia menjadi sumber inspirasi yang terus kami hadirkan dalam desain yang modern dan elegan,” ujarnya.

Menurut Jelita, sebagai The National Jeweler, The Palace Jeweler berkomitmen menghadirkan perhiasan yang tidak sekadar menjadi pelengkap penampilan, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan identitas dan cerita budaya Indonesia kepada masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Koleksi Nusantara, lini perhiasan yang mulai dikembangkan sejak 2015 dan diperkenalkan kepada publik pada 2017. Koleksi ini lahir dari semangat melestarikan budaya Indonesia dengan mengadaptasi berbagai ornamen tradisional dari berbagai daerah ke dalam desain perhiasan yang modern.

Koleksi Nusantara terdiri atas tiga seri utama, yaitu Nusa, Anta, dan Tara, yang masing-masing merepresentasikan kawasan Indonesia Barat, Tengah, dan Timur.

Seri Nusa mengangkat inspirasi dari Pending, aksesori kerajaan yang dahulu digunakan sebagai hiasan pinggang, kemudian diwujudkan dalam desain cincin, kalung, dan anting berlian.

Sementara itu, Seri Anta mengadaptasi keindahan perhiasan tradisional Nusa Tenggara Timur, seperti Mamoli, Taka, dan Marangga, yang dipadukan dengan sentuhan desain kontemporer.

Adapun Seri Tara, yang menjadi ikon Kilau Perayaan 2026, terinspirasi dari tiga perhiasan khas Indonesia Timur, yakni Mas Bulan Base, Belak, dan Pepek Sortil. Desainnya menonjolkan motif lingkaran menyerupai matahari yang melambangkan kehidupan sekaligus menjadi simbol penting dalam budaya masyarakat Indonesia Timur.

Selain memperkenalkan koleksi terbaru, The Palace Jeweler juga menghadirkan program apresiasi bagi pelanggan selama 1–31 Juli 2026. Dalam periode tersebut, pelanggan berkesempatan memperoleh berbagai hadiah eksklusif melalui program Gift with Purchase, di antaranya Diamond Pendant dan Diamond Bracelet Seri Tara dari Koleksi Nusantara dengan nilai sekitar Rp8 juta, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Melalui Kilau Perayaan 2026, The Palace Jeweler berharap semakin banyak masyarakat mengenal kekayaan budaya Indonesia yang diwujudkan dalam desain perhiasan modern. Inisiatif ini sekaligus memperkuat identitas perusahaan sebagai merek perhiasan nasional yang mengedepankan nilai budaya di tengah persaingan industri perhiasan yang terus berkembang.