Unusa Raih Akreditasi Unggul S2 Pendidikan Dasar, Jadi Kado Hari Santri 2026

Teks Foto : Pencapaian Akreditasi Unggul Program Studi S2 Pendidikan Dasar menjadi kado istimewa bagi Unusa dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional 2026. (ist)

SURABAYA – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) kembali memperkuat kualitas pendidikan tingginya. Kali ini, Program Studi Magister (S2) Pendidikan Dasar berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) dengan nilai 333 dan masa berlaku selama tiga tahun.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Unusa menjelang peringatan Hari Santri Nasional 2026. Capaian ini sekaligus menegaskan upaya universitas dalam meningkatkan mutu pendidikan, terutama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkontribusi terhadap pengembangan pendidikan dasar di Indonesia.

Pengumuman akreditasi tersebut tercantum dalam laman Sistem Informasi Manajemen Akreditasi (SIMAK) LAMDIK pada Kamis (22/10/2026). Predikat Unggul diberikan setelah program studi menjalani serangkaian evaluasi terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan.

Ketua Program Studi S2 Pendidikan Dasar Unusa, Prof. Muslimin, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan sinergi berbagai pihak dalam membangun program studi yang berkualitas.

Menurutnya, pencapaian Akreditasi Unggul tidak boleh berhenti sebagai sebuah pengakuan, tetapi harus menjadi dorongan untuk terus meningkatkan standar pendidikan secara berkelanjutan.

“Capaian ini merupakan pengakuan atas kerja keras, kolaborasi, dan komitmen bersama dalam membangun mutu pendidikan yang berkualitas. Namun, predikat Unggul tidak boleh dipandang sebagai garis akhir. Ini merupakan amanah untuk terus meningkatkan mutu dan membuktikan keunggulan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Prof. Muslimin menambahkan, hasil akreditasi tersebut perlu ditindaklanjuti melalui evaluasi dan penguatan berbagai aspek akademik maupun kelembagaan. Langkah itu meliputi peningkatan tata kelola, kualitas pembelajaran, produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah, hingga kontribusi program studi terhadap kemajuan pendidikan dasar.

Ia menilai, tantangan berikutnya bukan sekadar mempertahankan status akreditasi, melainkan memastikan kualitas pendidikan yang diberikan benar-benar dirasakan oleh mahasiswa, lulusan, sekolah mitra, dan masyarakat luas.

“Keunggulan harus diwujudkan dalam kualitas lulusan, relevansi pembelajaran, pengembangan ilmu pengetahuan, dan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan. Karena itu, capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bertumbuh, memperkuat reputasi akademik, dan memberikan kontribusi yang semakin bermakna,” katanya.

Kebanggaan serupa disampaikan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unusa, Dr. Nafiah. Ia menyebut keberhasilan S2 Pendidikan Dasar meraih Akreditasi Unggul sebagai bukti komitmen fakultas dalam menjaga sekaligus meningkatkan mutu pendidikan.

Prestasi tersebut juga menjadi kado istimewa bagi Unusa dalam momentum Hari Santri Nasional 2026, sekaligus mencerminkan hasil kolaborasi seluruh unsur yang terlibat dalam pengembangan institusi.

“Alhamdulillah, bertambah lagi satu program studi di lingkungan Unusa yang meraih predikat Unggul. Capaian ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, komitmen, kolaborasi, dan sinergi seluruh sivitas akademika, pimpinan universitas, FKIP Unusa, alumni, serta para mitra,” ungkapnya.

Dr. Nafiah menegaskan, predikat Unggul yang berlaku selama tiga tahun harus menjadi pemacu untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Menurutnya, pengembangan pendidikan dasar membutuhkan tenaga pendidik dan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik kuat, mampu berpikir kreatif, menghasilkan inovasi, serta beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Kami berharap capaian ini semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Unusa dan mengukuhkan S2 Pendidikan Dasar sebagai program studi yang berkualitas, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia,” tambahnya.

Perkuat Kontribusi bagi Pendidikan Dasar

Peningkatan kualitas pembelajaran di tingkat pendidikan dasar membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang kompeten. Dalam hal ini, keberadaan program magister berkualitas memiliki peran penting dalam mengembangkan kapasitas pendidik, tenaga kependidikan, peneliti, dan praktisi pendidikan.

Dengan diraihnya Akreditasi Unggul, S2 Pendidikan Dasar Unusa diharapkan semakin memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan, meningkatkan produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah, serta memperluas kerja sama dengan berbagai sekolah dan mitra pendidikan.

Penguatan tersebut juga diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang mampu menjawab tantangan pendidikan, baik saat ini maupun pada masa mendatang.

Bagi Unusa, predikat Unggul bukan hanya bentuk pengakuan atas kualitas penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga tanggung jawab untuk terus memberikan layanan pendidikan bermutu dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Momentum Hari Santri Nasional 2026 turut menjadi pengingat akan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap perubahan.

Melalui capaian ini, Unusa menegaskan komitmennya untuk memperkuat budaya mutu, meningkatkan reputasi akademik, serta memperluas kontribusi dalam pengembangan pendidikan dasar di Indonesia.