BANGKA – Renovasi Stadion Orom tahap 2 dengan fokus pengerjaan rumput lapangan agar stadion bisa digunakan kembali, masih menjadi fokus perhatian bagi para pecinta, pelaku, dan semua masyarakat pecinta sepakbola bola di Kabupaten Bangka.
Beberapa langkah dan upaya telah dilakukan oleh insan sepak bola agar Pemkab Bangka selaku pihak penerima hibah sebagai pengelola stadion dapat kembali memfungsikan Orom untuk kepentingan masyarakat.
Gunawan atau biasa di sapa Bang Jujuk, salah satu insan sepak bola Bangka mengatakan bahwa seharusnya Pemkab Bangka untuk tahun ini bisa menganggarkan biaya renovasi tahap 2 agar stadion kebanggaan masyarakat Bangka dari zaman dulu ini bisa kembali berfungsi.
“Kami sudah 3 kali pertemuan dengan pihak Pemkab Bangka maupun DPRD Bangka untuk bahas ini. Alhamdulillah saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Bangka kami dijanjikan bahwa akan dianggarkan tahun ini. Kami minta semua pihak penuhi janjinya demi Orom tercinta,” urai Bang Jujuk.
Bang Jujuk juga mengingatkan bahwa hasil RDP tersebut sudah diketahui oleh pecinta sepak bola secara umum. Jadi ia berharap tidak ada pihak yang berpaling dan lupa atau bahkan tidak peduli dari hasil RDP tersebut.
“Pemkab Bangka harus bertanggung jawab atas rusak dan tidak berfungsinya Stadion Orom. Habis uang Bangka miliaran rupiah di tahap 1, tapi Orom tak berfungsi. Tahun ini jangan ada salah lagi, kami berharap dengan segala hormat untuk dikerjakan tahap 2,” urainya.
Seperti diketahui bahwa pada 18 Januari 2025, masyarakat pecinta sepakbola bola Bangka melakukan aksi solidaritas, dengan berbincang dan menyampaikan aspirasinya di Stadion Orom yang dihadiri oleh Ketua Koni Bangka, Ketua DPRD Bangka dan juga Plt Sekda Bangka dengan hasil bahwa Stadion Orom memang harus segera direnovasi agar bisa digunakan lagi untuk bermain sepak bola.
Pada tanggal 05 Agustus 2025 dilaksanakan RDP antara DPRD Bangka dan komunitas pecinta sepakbola bola membahas permasalahan renovasi Stadion Orom dengan hasil DPRD Bangka menyetujui untuk melanjutkan dan mendukung renovasi Stadion Orom.
Disepakati juga agar anggaran bisa dimasukkan dalam KUA PPAS untuk tahun anggaran 2026 dengan nilai 2,5 miliar rupiah.
Selanjutnya pada tanggal 22 Agustus 2025, reses anggota DPRD Bangka atas nama Mendra Kurniawan, Denny Hasbi dan Yudistira Angriawan secara khusus reses tersebut dilaksanakan di Stadion Orom dengan agenda tunggal pembahasan masalah renovasi Stadion Orom.
Dari pertemuan di reses tersebut, kembali DPRD Bangka menyampaikan komitmen kuat mereka untuk mengawal sampai jadi renovasi tahap 2 Stadion Orom.
Semua masyarakat Bangka terkhusus pecinta sepakbola bola menunggu kelanjutan cerita ini.
Keseriusan Pemkab Bangka dan kontrol yang ketat dari DPRD terhadap ketersediaan anggaran dan persetujuan pekerjaan renovasi sangat ditunggu.





