Update Terbaru Harga Emas: Antam, Galeri24, dan UBS per Minggu, 22 Februari 2026
Investasi emas terus menjadi primadona bagi banyak kalangan berkat stabilitas nilainya yang mampu melindungi aset dari ancaman inflasi. Bagi Anda yang berencana menambah koleksi emas atau menjadikannya sebagai instrumen investasi, berikut adalah rangkuman harga terkini dari tiga penyedia emas terkemuka di Indonesia: PT Aneka Tambang Tbk (Antam), Galeri24, dan PT UBS. Perlu dicatat, harga ini berlaku pada Minggu, 22 Februari 2026, pukul 09.00 WIB, dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Rincian Harga Emas Hari Ini
Perbandingan harga emas dari Antam, Galeri24, dan UBS dapat memberikan gambaran yang lebih luas bagi investor dalam mengambil keputusan.
1. Harga Emas Antam
PT Aneka Tambang Tbk, yang lebih dikenal dengan produk emas batangan Antam, menawarkan berbagai pilihan ukuran mulai dari pecahan terkecil hingga yang terbesar.
- 0,5 gram: Rp 1.556.000
- 1 gram: Rp 3.012.000
- 2 gram: Rp 5.974.000
- 3 gram: Rp 8.943.000
- 5 gram: Rp 14.875.000
- 10 gram: Rp 29.670.000
- 25 gram: Rp 74.010.000
- 50 gram: Rp 147.855.000
- 100 gram: Rp 295.560.000
- 250 gram: Rp 738.590.000
- 500 gram: Rp 1.476.900.000
- 1.000 gram: Rp 2.952.600.000
2. Harga Emas Galeri24
Galeri24, sebagai salah satu anak perusahaan PT Pegadaian, juga menyediakan berbagai pilihan emas batangan dengan harga yang kompetitif.
- 0.5 gram: Rp 1.597.000
- 1 gram: Rp 3.047.000
- 2 gram: Rp 6.019.000
- 5 gram: Rp 14.938.000
- 10 gram: Rp 29.795.000
- 25 gram: Rp 74.089.000
- 50 gram: Rp 148.059.000
- 100 gram: Rp 295.971.000
- 250 gram: Rp 738.111.000
- 500 gram: Rp 1.476.222.000
- 1.000 gram: Rp 2.952.443.000
3. Harga Emas UBS
Emas UBS menawarkan variasi harga yang juga patut dipertimbangkan oleh para investor.
- 0.5 gram: Rp 1.655.000
- 1 gram: Rp 3.061.000
- 2 gram: Rp 6.075.000
- 5 gram: Rp 15.011.000
- 10 gram: Rp 29.863.000
- 25 gram: Rp 74.510.000
- 50 gram: Rp 148.713.000
- 100 gram: Rp 297.309.000
- 250 gram: Rp 743.052.000
- 500 gram: Rp 1.484.358.000
Mengapa Emas Tetap Menjadi Pilihan Investasi Unggulan?
Investasi emas tidak pernah kehilangan pamornya. Berbagai keunggulan menjadikan logam mulia ini sebagai pilihan yang bijak dalam mengelola kekayaan.
- Nilai yang Cenderung Stabil dan Meningkat Jangka Panjang: Meskipun harga emas bisa berfluktuasi dalam jangka pendek, tren jangka panjang menunjukkan kenaikan yang konsisten. Hal ini menjadikannya instrumen investasi yang ideal untuk tujuan jangka menengah hingga panjang.
- Perlindungan Terhadap Inflasi: Ketika nilai mata uang menurun akibat kenaikan harga barang dan jasa (inflasi), emas cenderung mempertahankan atau bahkan meningkatkan nilainya. Dengan demikian, emas berfungsi sebagai “pelindung nilai” yang menjaga daya beli Anda.
- Kemudahan Akses Transaksi: Emas dapat dengan mudah dibeli melalui berbagai kanal, mulai dari toko perhiasan, butik logam mulia, hingga platform digital seperti aplikasi Pegadaian Digital, Tokopedia Emas, atau Lakuemas. Proses penjualan kembali pun relatif cepat saat Anda membutuhkan likuiditas.
- Diversifikasi Aset yang Aman: Di kala pasar saham atau properti mengalami ketidakpastian, emas sering kali menjadi aset pilihan karena dianggap aman. Banyak investor beralih ke emas saat kondisi ekonomi global sedang bergejolak.
- Fleksibilitas Investasi dari Nominal Kecil: Kemajuan teknologi memungkinkan investasi emas dimulai dari jumlah yang sangat kecil, bahkan mulai dari pecahan 0,1 gram melalui platform online. Ini membuka peluang bagi siapa saja untuk berinvestasi tanpa harus menunggu modal besar terkumpul.
- Risiko yang Relatif Rendah: Dibandingkan dengan instrumen investasi lain yang lebih volatil seperti saham atau aset kripto, fluktuasi harga emas cenderung lebih tenang. Karakteristik ini sangat cocok bagi investor pemula atau mereka yang mengutamakan keamanan dalam berinvestasi.
Sejarah Singkat Emas Batangan Antam
Emas batangan, khususnya yang diproduksi oleh Antam, memiliki sejarah panjang yang menarik. Produk ini banyak diminati karena nilai jualnya yang tinggi dan sering kali dikaitkan dengan perhiasan.
Kisah emas batangan Antam berawal dari pendiriannya oleh RT Braakensiek pada tahun 1930. Pada awalnya, Braakensiek adalah seorang pedagang emas yang belum memiliki lokasi tetap, sehingga ia sering berpindah-pindah tempat untuk menjalankan usahanya. Perjalanan bisnisnya membawanya menemukan lokasi yang strategis di Gajah Mada No. 84, Jakarta Pusat, sekitar tahun 1937.
Berkat kegigihan dan perkembangan bisnisnya, perusahaan Braakensiek membutuhkan legalitas resmi. Setelah melalui sejarah yang cukup panjang, pada tahun 1949, perusahaan ini berhasil disahkan dengan nama Essaieur en Affinage Bedrijf v/h RT Braakensiek. Seiring waktu, nama perusahaan berubah menjadi PT Logam Mulia, sebelum akhirnya diambil alih oleh Bank Industri Negara. Perusahaan ini terus bertransformasi hingga akhirnya menjadi Unit Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia di bawah naungan PT Aneka Tambang Tbk.
Fakta Menarik Seputar Asal-Usul Emas
Di balik kilauannya, emas menyimpan fakta-fakta ilmiah yang menakjubkan terkait asal-usulnya.
Emas Berasal dari Luar Angkasa: Bentuk awal emas di alam semesta bukanlah batangan, melainkan butiran halus seperti pasir yang merupakan salah satu elemen yang terkandung dalam batuan. Para ilmuwan meyakini bahwa emas terbentuk dari ledakan bintang raksasa yang dikenal sebagai supernova. Bukti ilmiah menunjukkan bahwa emas tiba di Bumi melalui tabrakan asteroid. Fakta ini diperkuat dengan temuan bahwa emas lebih sering ditemukan di planet lain dibandingkan di Bumi.
Emas Terkandung di Inti Bumi: Berdasarkan penelitian, diperkirakan bahwa sebagian besar emas di Bumi tersimpan di inti planet ini. Saat pembentukan Bumi, besi yang lebih berat tenggelam ke pusat, membawa serta elemen-elemen lain, termasuk emas. Asumsi ini muncul dari penelitian yang mengindikasikan adanya kandungan emas yang signifikan dalam besi di inti bumi. Selain itu, ada pula dugaan bahwa sebagian besar emas dunia tersimpan di benua Antartika.






