Masa Depan Lima Pilar Persib Bandung: Kontrak Berakhir, Siapa Bertahan, Siapa Pergi?
Musim 2025/2026 segera memasuki babak akhir, dan bagi Persib Bandung, periode ini bukan hanya tentang perebutan gelar, tetapi juga tentang masa depan skuad. Lima pemain kunci, baik lokal maupun asing, akan segera mengakhiri masa bakti mereka bersama Maung Bandung seiring berakhirnya kontrak pada Mei–Juni 2026. Situasi ini memicu berbagai spekulasi di kalangan penggemar dan pengamat sepak bola: apakah para pemain ini akan mendapatkan perpanjangan kontrak, atau justru akan dilepas untuk mencari petualangan baru?
Manajemen Persib Bandung perlu segera mengambil langkah strategis terkait kelima pemain tersebut. Keputusan yang diambil tidak hanya akan memengaruhi kekuatan tim di musim mendatang, tetapi juga dapat menjadi penentu arah perjalanan klub di kancah domestik maupun internasional. Mari kita telaah satu per satu pemain yang masa depannya bersama Persib Bandung tengah menjadi perbincangan hangat.
1. I Made Wirawan: Sang Kiper Senior di Ujung Karier?
Nama pertama yang menjadi sorotan adalah I Made Wirawan, seorang penjaga gawang lokal yang telah lama menjadi bagian dari skuad Persib Bandung. Meskipun usianya tidak lagi muda untuk ukuran pesepak bola profesional, pengalamannya di bawah mistar gawang tak dapat diragukan. I Made Wirawan bergabung dengan Persib pada putaran kedua musim 2025/2026, mengisi kekosongan yang ditinggalkan Adam Pryzbek yang tidak didaftarkan untuk Super League akibat kuota pemain asing yang sudah terpenuhi. Perlu dicatat, Adam Przybek sendiri masih terikat kontrak dengan Persib hingga 31 Mei 2027.
Sebelum merapat ke Bandung, I Made Wirawan dikenal sebagai penjaga gawang utama di Persiba Balikpapan. Namun, sejak didatangkan pada paruh kedua musim ini, kesempatan untuk tampil di pertandingan resmi bersama Persib belum kunjung datang. Ia lebih sering terlihat menghangatkan bangku cadangan tim. Dengan pertimbangan usia dan kebutuhan tim akan energi baru, peluang I Made Wirawan untuk dilepas oleh Persib Bandung cukup terbuka. Muncul pula spekulasi bahwa ia mungkin akan kembali berkontribusi dalam peran baru, misalnya di jajaran staf kepelatihan, memanfaatkan pengalamannya yang luas di dunia sepak bola.
2. Layvin Kurzawa: Bek Asing dengan Catatan Minim

Selanjutnya adalah Layvin Kurzawa, seorang bek asing yang direkrut Persib Bandung pada paruh kedua musim 2025/2026 dengan harapan dapat memperkuat lini pertahanan. Kontraknya bersama Maung Bandung dijadwalkan berakhir pada 31 Mei 2026. Kedatangan Kurzawa diharapkan mampu mendongkrak performa tim, tidak hanya di kompetisi domestik tetapi juga di ajang AFC Champions League Two musim 2025/2026.
Namun, perjalanan Kurzawa bersama Persib di turnamen antarklub Asia tersebut tidak berjalan mulus. Langkah Persib terhenti di babak 16 besar setelah menelan kekalahan dari Ratchaburi FC, klub asal Thailand. Hingga kini, catatan penampilan Layvin Kurzawa bersama Persib di seluruh kompetisi terbilang minim, yaitu hanya tiga penampilan dengan total waktu bermain 69 menit. Minimnya kontribusi dan menit bermain ini bisa menjadi pertimbangan utama bagi manajemen Persib dalam mengambil keputusan mengenai perpanjangan kontraknya.
3. Abdul Aziz: Gelandang yang Jarang Mendapat Panggung

Abdul Aziz, seorang gelandang Persib Bandung, juga termasuk dalam daftar pemain yang kontraknya akan segera berakhir. Sayangnya, pada musim 2025/2026, nama Abdul Aziz tidak terdaftar dalam skuad Persib untuk mengikuti kompetisi apa pun. Terakhir kali ia mengenakan seragam Maung Bandung adalah pada musim 2023/2024, di mana ia hanya mencatatkan tiga pertandingan di kompetisi Liga 1 dengan total waktu bermain 56 menit.
Situasi ini jelas menunjukkan bahwa Abdul Aziz bukanlah pilihan utama dalam skema permainan tim. Peluangnya untuk berpisah dengan Persib Bandung pada akhir musim ini dinilai cukup terbuka, terutama jika ia ingin mendapatkan kesempatan bermain yang lebih banyak dan mengembangkan kariernya.
4. Sergio Castel: Striker dengan Harapan yang Belum Terpenuhi

Nasib Sergio Castel sebagai striker Persib Bandung juga serupa dengan Layvin Kurzawa. Kontraknya akan berakhir pada 30 Juni 2026. Pemain asal Brasil ini baru didatangkan Persib pada putaran kedua musim 2025/2026, bersamaan dengan kedatangan Kurzawa, dengan misi untuk mempertajam lini serang tim.
Meski demikian, hingga kini Sergio Castel belum pernah diturunkan sebagai pemain starter. Ia telah mencatatkan empat penampilan di berbagai kompetisi dengan total waktu bermain 81 menit. Sayangnya, dari kesempatan tersebut, ia belum mampu menyumbangkan gol maupun assist bagi Persib Bandung. Minimnya kontribusi ofensif ini tentu menjadi catatan penting bagi tim pelatih dan manajemen dalam mengevaluasi masa depannya.
5. Frans Putros: Pilar Asing dengan Peran Vital

Berbeda dengan beberapa nama sebelumnya, Frans Putros, pemain Timnas Irak kelahiran Denmark, memiliki catatan kontribusi yang lebih signifikan. Kontraknya di Persib akan berakhir pada Mei 2026. Putros direkrut dari Port FC pada awal musim 2025/2026 untuk mengisi posisi bek yang ditinggalkan oleh pemain sebelumnya.
Selama membela Persib di AFC Champions League Two dan Super League, Putros telah tampil sebanyak 26 kali, mencetak dua gol, mengoleksi 6 kartu kuning, dan 1 kartu merah, dengan total menit bermain mencapai 2.036 menit. Perannya di lini belakang Persib terbilang cukup vital sejak awal musim, dan ia berkali-kali masuk dalam daftar starting XI. Dengan kontribusi yang cukup jelas, masa depan Frans Putros di Persib Bandung bisa jadi lebih cerah, meski keputusan akhir tetap berada di tangan manajemen.
Kelima pemain ini mewakili sebuah periode transisi bagi Persib Bandung. Keputusan yang akan diambil manajemen akan mencerminkan visi klub untuk musim-musim mendatang, baik dalam hal membangun skuad yang kompetitif maupun dalam mengelola keuangan tim secara bijak. Penggemar Persib tentu akan menantikan pengumuman resmi mengenai nasib para pemain kesayangan mereka.






