News  

Atasi Kemacetan dan Kecelakaan, Pemkab Karawang Usulkan 6 Underpass di Perlintasan Sebidang



Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang telah mengajukan rencana pembangunan jalan terowongan atau underpass di enam titik perlintasan sebidang jalur kereta api. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengurangi kemacetan yang parah dan menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan bahwa usulan ini akan segera dikirimkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ia menjelaskan, ada enam titik perlintasan sebidang yang menjadi fokus perhatian karena sering menjadi tempat rawan kemacetan dan kecelakaan.

Keenam titik tersebut antara lain:
* Perlintasan sebidang di Tanjungpura
* Perlintasan sebidang di Tuparev
* Perlintasan sebidang di Johar
* Perlintasan sebidang di Kosambi
* Perlintasan sebidang di Pancawati
* Perlintasan sebidang di wilayah Cikampek

Dari keenam titik tersebut, Bupati menyebutkan bahwa perlintasan sebidang di Kosambi dan Tuparev menjadi prioritas utama. Hal ini karena kedua lokasi tersebut sering menjadi penyebab kemacetan yang terjadi setiap hari, terutama pada jam-jam sibuk.

Ia menegaskan, untuk merealisasikan rencana pembangunan jalan terowongan di titik perlintasan sebidang, Pemkab Karawang akan segera mengirim surat usulan ke Kementerian PUPR. Langkah ini diambil berdasarkan instruksi Presiden Republik Indonesia terkait percepatan penanganan perlintasan sebidang di seluruh Indonesia.

“Kami akan usulkan pembangunan underpass di titik perlintasan sebidang ke pusat. Mudah-mudahan bisa direalisasikan, meski tetap kita lihat kemampuan anggaran daerah,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa pembangunan jalan terowongan di titik perlintasan sebidang diperlukan untuk mencegah kecelakaan parah seperti yang terjadi di wilayah Bekasi Timur beberapa hari lalu.

Selain keenam titik perlintasan sebidang yang sudah ditetapkan, masih ada perlintasan sebidang lain di wilayah Karawang yang berstatus sebagai perlintasan liar. Perlintasan ini khusus dilintasi oleh pengendara sepeda motor.

Bupati menekankan pentingnya peran penjaga pelintasan sebidang dalam memperhatikan kondisi di lapangan. Pengendara motor dan pengemudi mobil juga diimbau untuk tetap menjunjung keselamatan diri sambil menunggu pemerintah daerah mengajukan pembangunan jalan terowongan di titik perlintasan sebidang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *