Kecelakaan Listrik Menewaskan Remaja di Cirebon
Seorang remaja laki-laki berusia 18 tahun, yang dikenal dengan inisial AG, ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Kampung Cantilan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area tempat cuci rumah dan diduga tewas akibat tersengat aliran listrik. Kejadian ini menimbulkan kekacauan di lingkungan sekitar dan menjadi perhatian masyarakat terhadap risiko kecelakaan akibat listrik.
Kapolsek Cirebon Selatan Timur, AKP Juntar Hutasoit, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari warga mengenai adanya korban yang ditemukan meninggal di dalam rumahnya, petugas segera melakukan pengecekan di lokasi kejadian. Petugas juga mengamankan area kejadian serta meminta keterangan dari saksi-saksi untuk memastikan kronologi kejadian secara lengkap.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban AG ditemukan dalam kondisi tergeletak di area tempat cuci rumah sebelum akhirnya dievakuasi oleh warga dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya.
Saksi pertama, Nurhaeli (54 tahun), menerangkan bahwa dirinya keluar rumah untuk mengambil makanan bergizi gratis di sekolah dan saat itu korban masih berada di rumah dalam kondisi normal. Setelah kembali ke rumah, ia mencoba mengetuk pintu beberapa kali, namun tidak mendapat jawaban. Akhirnya, ia memutuskan masuk melalui pintu belakang dan menemukan korban sudah tergeletak di lantai.
Saksi kedua, Ifan Afandi (67 tahun), mengatakan bahwa dirinya mendengar keramaian dari rumah korban. Saat mendatangi lokasi, ia melihat korban sudah tergeletak di area tempat cuci. Ia juga melihat kabel listrik pada lampu rumah dalam kondisi terlepas, sehingga segera memutus sambungan listrik untuk mencegah kemungkinan korban lain terkena aliran listrik yang masih aktif.
Saksi ketiga, Sahrum (52 tahun), menerangkan bahwa dirinya mendengar teriakan minta tolong dari ibu korban yang rumahnya berada tepat berhadapan. Setelah mendatangi rumah korban, ia melihat korban sudah terbaring di area kamar mandi dan bersama warga lainnya membantu mengangkat korban untuk diberikan pertolongan. Meski korban sempat dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat, akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
“Berdasarkan keterangan para saksi, peristiwa tersebut diduga terjadi saat korban berada seorang diri di rumah. Dugaan sementara mengarah pada kecelakaan akibat sengatan listrik yang terjadi di sekitar area tempat cuci, meskipun penyebab pasti tetap memerlukan pemeriksaan lebih lanjut berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan pendalaman keterangan yang diperoleh petugas,” tutur Kapolsek.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan langkah-langkah penanganan seperti pengecekan tempat kejadian perkara, pendataan identitas korban dan para saksi, dokumentasi, serta koordinasi dengan petugas identifikasi untuk memastikan seluruh fakta di lapangan terdokumentasi dengan baik sebagai bahan penyelidikan.
“Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena kecelakaan akibat listrik masih menjadi salah satu penyebab kematian yang dapat terjadi secara tiba-tiba di lingkungan rumah tangga. Instalasi listrik yang kurang terawat, kabel yang rusak, sambungan tidak sesuai standar, maupun penggunaan peralatan listrik di area yang lembap dapat meningkatkan risiko terjadinya sengatan listrik yang berbahaya,” ujarnya.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan instalasi listrik di rumah berada dalam kondisi baik dan sesuai standar keselamatan.
“Lakukan pemeriksaan berkala terhadap kabel, stop kontak, dan peralatan listrik yang digunakan sehari-hari. Segera perbaiki atau ganti instalasi yang rusak, hindari penggunaan kabel yang terkelupas, serta jangan menggunakan peralatan listrik dengan tangan basah atau di area yang berisiko terkena air. Kewaspadaan terhadap instalasi listrik sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat mengancam keselamatan jiwa,” ujarnya.
Langkah Pencegahan Terhadap Kecelakaan Listrik
Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk mencegah kecelakaan akibat listrik:
- Pastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik dan sesuai standar keselamatan.
- Lakukan pemeriksaan berkala terhadap kabel, stop kontak, dan peralatan listrik.
- Segera perbaiki atau ganti instalasi yang rusak.
- Hindari penggunaan kabel yang terkelupas atau peralatan listrik yang tidak aman.
- Jangan menggunakan peralatan listrik dengan tangan basah atau di area yang berisiko terkena air.
Dengan kesadaran dan kewaspadaan yang tinggi, masyarakat dapat mencegah terjadinya kecelakaan akibat listrik yang bisa berujung pada hilangnya nyawa.






