BERITA  

Warganet Kecewa! Sarwendah Klaim Raup Rp200 Juta dari Live, Sindir Nafkah Anak Rp225 Juta?

Perseteruan Nafkah Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Kembali Memanas

Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya menghebohkan masyarakat dengan isu pembagian aset pasca perceraian, kini giliran masalah nafkah anak yang memperkeruh hubungan mantan pasangan selebritas tersebut.

Kubu Ruben Onsu membantah tudingan bahwa sang presenter lalai memberikan nafkah kepada anak-anaknya. Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben disebut rutin mengirimkan dana kebutuhan anak hingga mencapai Rp225 juta setiap bulan. Namun, di tengah ramainya pembahasan soal nominal nafkah tersebut, pernyataan Sarwendah justru menjadi perhatian netizen.

Dalam sebuah cuplikan video yang beredar di media sosial, mantan personel Cherrybelle itu mengaku mampu memperoleh pendapatan hingga Rp200 juta hanya dari satu sesi live streaming. “200 juta cuma berapa kali live sih?” ujar Sarwendah dalam video yang viral di Instagram.

Pernyataan tersebut langsung disambut jawaban dari orang di sekitarnya yang menyebut angka tersebut bahkan bisa diperoleh hanya dalam satu kali siaran langsung berdurasi sekitar 30 menit. Sarwendah kemudian melontarkan komentar yang dianggap sebagian publik sebagai bentuk kepercayaan diri atas kemampuan finansialnya. “Boleh sombong enggak sih sekali-kali? Down to earth terus, bingung ya. 200 juta apa sih 200 juta itu?” ucapnya dalam video tersebut.

Unggahan itu segera memicu berbagai spekulasi. Banyak warganet mengaitkan pernyataan Sarwendah dengan polemik nafkah anak yang saat ini tengah menjadi konsumsi publik. Di sisi lain, pihak Ruben Onsu tetap bersikeras bahwa kliennya telah menjalankan kewajiban sebagai ayah.

Minola Sebayang bahkan membeberkan bukti transfer yang disebut menunjukkan konsistensi Ruben dalam memenuhi kebutuhan kedua putrinya. Menurut Minola, biaya yang ditanggung Ruben tidak hanya mencakup pendidikan dan kebutuhan pokok anak, tetapi juga berbagai pengeluaran tambahan rumah tangga.

Salah satu yang menyita perhatian adalah biaya kantong plastik sampah yang disebut mencapai Rp9 juta dan turut dibayarkan oleh Ruben. Meski demikian, nominal nafkah tersebut sempat mengalami perubahan. Ruben disebut hanya menyalurkan dana pendidikan dan les sekitar Rp75 juta per bulan setelah muncul persoalan terkait akses bertemu anak-anaknya.

Pihak kuasa hukum mengungkapkan bahwa Ruben merasa haknya sebagai ayah tidak terpenuhi meskipun kewajiban finansial tetap dijalankan. Setelah muncul keberatan dari pihak Sarwendah, Ruben dikabarkan kembali menambahkan dana sebesar Rp45 juta sehingga total transfer mencapai Rp130 juta.

Namun ketegangan belum mereda. Permasalahan mengenai hak pertemuan dengan anak disebut menjadi alasan utama yang membuat hubungan kedua belah pihak semakin memanas. Hingga kini, polemik nafkah anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah masih menjadi perhatian publik.

Di tengah saling klaim yang berkembang, masyarakat menanti apakah kedua pihak dapat menemukan jalan damai demi kepentingan terbaik bagi anak-anak mereka.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *