BERITA  

Kilang Plaju Tingkatkan HSSE untuk Operasional Aman dan Andal

Peran Budaya Keselamatan dalam Mendukung Operasional Kilang yang Aman dan Berkelanjutan

Keandalan operasional kilang tidak hanya bergantung pada teknologi dan infrastruktur, tetapi juga pada budaya keselamatan yang diterapkan secara konsisten oleh seluruh pekerja dan mitra kerja. Dalam konteks ini, Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju berkomitmen untuk memperkuat penerapan Health, Safety, Security and Environment (HSSE) sebagai bagian dari upaya menjaga operasional yang aman, andal, dan berkelanjutan. Hal ini menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Dengan kapasitas desain pengolahan mencapai 120 MBPOD dan operasional yang berlangsung selama 24 jam sehari, pengendalian risiko menjadi aspek kritis dalam menjaga keselamatan pekerja serta memastikan keberlanjutan proses bisnis perusahaan. Untuk itu, Kilang Plaju mengintegrasikan keandalan operasional dengan kepatuhan terhadap standar HSSE melalui penerapan berbagai langkah preventif guna memitigasi potensi risiko di setiap aktivitas kerja.

Penerapan Corporate Life Saving Rules (CLSR)

Sejalan dengan penguatan tersebut, Kilang Plaju juga menekankan pentingnya penerapan 10 elemen Corporate Life Saving Rules (CLSR) sebagai instrumen pengendalian risiko spesifik yang dirancang untuk mencegah insiden pada aktivitas kerja berisiko tinggi. Dengan memahami prinsip dasar CLSR, setiap pekerja dan mitra kerja diharapkan dapat menjalankan pekerjaan secara lebih terukur, aman, dan disiplin.

Penerapan CLSR di lingkungan kilang mencakup berbagai aspek mendasar, seperti:

  • Memastikan kelayakan peralatan kerja (Tools & Equipment)
  • Kewaspadaan terhadap posisi berbahaya (Line of Fire)
  • Prosedur kerja di ruang terbatas (Confined Space)

Seluruh elemen tersebut diterapkan secara konsisten untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman sekaligus menjaga keberlangsungan operasional kilang.

Komitmen Bersama untuk Keselamatan Kerja

Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Plaju, Siti Fauzia, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap standar keselamatan menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang mendukung keandalan operasional perusahaan.

“Keselamatan merupakan komitmen bersama yang harus diterapkan dalam setiap aktivitas kerja. Kilang Plaju secara konsisten menerapkan standar HSSE dan prinsip dasar CLSR untuk memastikan operasional yang aman dan andal. Kedisiplinan ini menjadi pondasi penting bagi perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab menjaga keberlangsungan operasional serta mendukung pemenuhan kebutuhan energi masyarakat,” ujar Siti Fauzia.

Upaya Berkelanjutan dalam Meningkatkan Budaya Keselamatan

Melalui implementasi HSSE dan Corporate Life Saving Rules (CLSR) secara konsisten, Kilang Plaju terus memperkuat budaya keselamatan dan pengendalian risiko di lingkungan kerja. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan operasional perusahaan guna mendukung ketahanan energi nasional.



Dengan pendekatan yang holistik dan komprehensif, Kilang Plaju tidak hanya fokus pada efisiensi produksi, tetapi juga pada perlindungan terhadap para pekerja dan lingkungan sekitarnya. Ini membuktikan bahwa keselamatan bukan hanya sekadar aturan, tetapi menjadi bagian tak terpisahkan dari visi dan misi perusahaan.



Proses pembentukan budaya keselamatan ini dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, termasuk pelatihan rutin, evaluasi berkala, serta peningkatan kesadaran akan risiko yang mungkin timbul dalam setiap aktivitas kerja. Dengan demikian, Kilang Plaju tidak hanya menjaga reputasi perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kesejahteraan masyarakat dan lingkungan sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *