Didukung Midtown Residence Surabaya, Anak-anak Rumah Belajar Novaloka Pamerkan Karya di CFD

Teks Foto : Anak-anak Rumah Belajar Novaloka belajar berinteraksi dengan masyarakat sekaligus melatih keberanian dan kepercayaan diri melalui kegiatan berjualan di CFD Taman Bungkul. (ist)

SURABAYA – Keberanian memperkenalkan karya kepada orang lain menjadi salah satu pengalaman berharga bagi anak-anak yatim dan dhuafa dari Rumah Belajar Novaloka. Melalui kegiatan Little Makers Market di Car Free Day (CFD) Taman Bungkul, Surabaya, Minggu (11/10/2026), mereka berkesempatan menawarkan produk hasil kreasi sendiri sekaligus belajar berinteraksi dengan masyarakat.

Kegiatan tersebut merupakan inisiatif Kata Kecil Therapeutic Art Space yang mendapat dukungan Midtown Residence Surabaya melalui program M-Connect. Little Makers Market menjadi sesi keempat sekaligus penutup rangkaian pembelajaran yang sebelumnya digelar di e’scape Rooftop, Midtown Residence Surabaya.

Dalam tiga sesi awal, para peserta diajak mengembangkan gagasan, mengeksplorasi kreativitas, hingga menghasilkan produk seni dan kerajinan tangan sederhana. Seluruh proses tersebut menjadi bekal bagi anak-anak untuk mengenal tahapan pembuatan produk sebelum memperkenalkannya secara langsung kepada masyarakat.

Kata Kecil Therapeutic Art Space merupakan ruang ekspresi berbasis seni terapeutik yang mendorong individu maupun komunitas untuk mengolah perasaan, merefleksikan pengalaman, dan menuangkannya melalui proses kreatif yang aman, reflektif, serta inklusif.

Berbagai kegiatan dihadirkan, mulai dari lokakarya, proyek kreatif bersama masyarakat, hingga art shop. Melalui Little Makers Market, pendekatan tersebut diwujudkan dengan mengajak anak-anak menerjemahkan cerita dan pengalaman personal menjadi karya yang bisa dibagikan kepada orang lain.

Penggagas Kata Kecil Therapeutic Art Space sekaligus mentor program, Nanda, mengatakan kegiatan ini tidak semata-mata mengajarkan anak-anak membuat dan menjual produk. Lebih dari itu, mereka didorong untuk memahami nilai sebuah karya yang lahir dari kreativitas dan proses belajar.

“Melalui program ini, kami ingin anak-anak belajar bahwa sebuah produk lahir dari proses dan kreativitas. Harapannya, pengalaman berjualan ini bisa menumbuhkan kepercayaan diri dan keberanian mereka untuk mencoba hal baru,” ujar Nanda.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Midtown Residence Surabaya dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui M-Connect. Program tersebut membuka kesempatan bagi anak-anak untuk mengasah kreativitas, mengenal dasar-dasar kewirausahaan, serta mendapatkan pengalaman berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar.

Marketing Communication Midtown Residence Surabaya, Okta Anggra, berharap kolaborasi tersebut dapat menghadirkan ruang belajar yang memberikan manfaat nyata bagi para peserta.

“Melalui M-Connect, kami berharap dukungan ini dapat memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, membangun kepercayaan diri, dan belajar melalui pengalaman nyata bersama masyarakat,” tutur Okta.

Salah satu peserta, Aqilla, mengaku senang bisa membuat produk sendiri dan menjualnya secara langsung di tengah aktivitas masyarakat yang mengunjungi CFD Taman Bungkul. Pengalaman tersebut memberinya kesempatan untuk melatih keberanian saat menawarkan hasil karyanya kepada orang lain.

“Senang bisa membuat produk sendiri dan menjualnya langsung di CFD. Dari kegiatan ini, saya belajar lebih berani menawarkan hasil karya saya kepada orang lain,” ungkap Aqilla.

Melalui Little Makers Market, proses belajar anak-anak tidak berhenti pada kemampuan menciptakan sebuah produk. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk mengenali potensi diri, menghargai proses kreatif, serta membangun kepercayaan diri ketika berhadapan dengan pengalaman baru.

Midtown Residence Surabaya berharap kolaborasi melalui M-Connect dapat terus menghadirkan kesempatan bagi masyarakat untuk bertumbuh melalui kegiatan kreatif yang inklusif dan memberikan dampak positif.