Gangguan Sistem Hentikan Layanan 128 Bank Regional Jepang

Gangguan Sistem Hentikan Layanan 128 Bank Regional Jepang
Gangguan Sistem Hentikan Layanan 128 Bank Regional Jepang

INDONESIAKINI.ID – Sebanyak 128 bank kredit regional di Jepang mengalami gangguan layanan pada Jumat (6/11/2026), setelah jaringan perbankan bersama di wilayah barat bermasalah. Nasabah tak bisa menarik atau menyetor uang, bertransaksi melalui ATM, maupun mengakses internet banking sejak gangguan mulai terjadi sekitar pukul 13.30 waktu setempat.

Dampak gangguan dirasakan bank-bank di Tokai, Hokuriku, dan sejumlah wilayah lain di bagian barat Jepang. Layanan di kantor cabang ikut terhenti, termasuk transaksi penarikan dan penyetoran melalui loket.

Shinkin Central Bank, pengelola sistem bersama tersebut, menduga kerusakan perangkat keras di pusat operasional Jepang Barat memicu gangguan komunikasi. Meski demikian, penyebab pastinya masih diselidiki. Pengelola juga menyatakan belum menemukan indikasi akses tanpa izin dan tidak menjadikan serangan siber sebagai dugaan utama.

Terhentinya layanan berpotensi menghambat pembayaran serta transfer dana masyarakat dan pelaku usaha di wilayah terdampak. Usaha perorangan dan usaha kecil menengah termasuk pihak yang rentan karena mengandalkan bank regional untuk transaksi. Dampak tersebut menjadi perhatian lantaran gangguan berlangsung pada beragam kanal, dari ATM hingga layanan digital.

Sistem yang dikelola Shinkin Central Bank digunakan 236 bank kredit regional, mencakup lebih dari 90 persen shinkin banks di Jepang. Infrastruktur itu terbagi menjadi jaringan Jepang timur dan barat; gangguan kali ini hanya mengenai jaringan barat, sementara bank yang memakai jaringan timur tetap beroperasi normal.

Sebagian besar layanan kembali pulih pada Sabtu (7/11/2026), sekitar pukul 18.00 waktu setempat. Namun, transfer ke lembaga keuangan lain saat itu masih belum tersedia. Seluruh layanan beroperasi kembali sesaat setelah pukul 19.00, dan pengelola menyampaikan permintaan maaf kepada nasabah atas gangguan tersebut.

Penulis: Emel Yanie