JAKARTA – PLN Nusantara Power (PLN NP) mencatatkan keberhasilan dalam menyediakan pasokan listrik yang andal dan ramah lingkungan selama bulan suci Ramadhan hingga Hari Raya Idulfitri 1446 H. Melalui pemanfaatan energi baru terbarukan, PLN NP berhasil membangkitkan energi listrik sebesar 635,52 Giga Watt hour (GWh) dari berbagai pembangkit hijau di seluruh Indonesia.
Keberhasilan ini mencerminkan komitmen kuat PLN NP dalam mendukung transisi energi bersih sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik nasional, khususnya pada momen krusial seperti sahur, berbuka, dan malam takbiran, di mana konsumsi listrik cenderung meningkat.
“Selama Ramadhan dan Idulfitri tahun ini, kami mengoptimalkan operasi pembangkit ramah lingkungan seperti PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) dan PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) di berbagai wilayah operasional kami. Total kontribusinya mencapai 635,52 GWh ke sistem kelistrikan nasional,” ujar Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah.
Selain menghadirkan listrik hijau, PLN NP juga menerapkan sistem pengawasan 24 jam serta protokol siaga selama masa libur panjang untuk memastikan keandalan pasokan listrik. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.
Upaya tersebut sejalan dengan visi pemerintah untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060 dan komitmen PLN Group dalam mempercepat transformasi menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
“Selain itu, untuk menyambut pascalibur Idulfitri, PLN NP telah menyiapkan kapasitas 13.731 MW dari unit pembangkit di seluruh Indonesia,” tambah Ruly.
PLN NP menegaskan kesiapan dan komitmen seluruh unitnya dalam mendukung kelancaran momen penting keagamaan ini. Perusahaan terus memperkuat posisinya sebagai penyedia energi yang andal, inovatif, dan berorientasi pada keberlanjutan demi Indonesia yang terang dan penuh berkah.





