BANGKA – PMI Kabupaten Bangka terus gencar melakukan segala cara dan upaya untuk dapat memenuhi kebutuhan akan darah di kabupaten ini.
Kebutuhan darah yang semakin hari semakin banyak mendorong PMI Bangka melakukan banyak kerjasama dengan pihak lain baik instansi pemerintah, swasta, dunia pendidikan, organisasi, dll
Usaha PMI untuk terus jemput bola ke daerah dan ketempat kegiatan masyarakat akan terus dilakukan guna mencapai target tersebut.
Sehubungan dengan hal itu, pada hari Selasa (18/02/2025), PMI Kabupaten Bangka berkolaborasi dengan SMPN 1 Belinyu melakukan aksi donor darah yang berlangsung di ruang Aula sekolahan tersebut.
Ketua PMI Bangka Ir. Meina Lina dan Kepala Markas PMI Bangka Anggriyani turut hadir langsung melihat jalannya kegiatan ini. Dengan menurunkan 12 orang staff medisnya, acara ini dapat berlangsung sukses dan lancar tanpa ada hambatan berarti.
Boy Yandra, SKM, MPH, selaku Kabid Komunikasi dan Informasi PMI Bangka dalam siaran pers nya mengatakan ada 52 orang yang mendaftar dalam aksi sosial ini, tetapi setelah dilakukan pengecekan kesehatan yang bisa mendonorkan darahnya ada 49 orang.
Darah yang terkumpul terdiri dari golongan darah A sebanyak 15 kolf, golongan darah B ada 11 kolf, golongan darah AB sejumlah 3 kolf dan golongan darah 0 ada 19 kolf dan reaktif HbsAg 1 kolf (B+).
Dari jumlah tersebut tercatat ada 22 orang laki – laki dan 27 orang perempuan yang mendonorkan darahnya.
“Terima kasih kepada SMPN 1 Belinyu yang telah memfasilitasi Kegiatan Donor Darah ini. Semoga darah yang telah disumbangkan oleh pendonor ini bisa bermanfaat bagi orang lain dan tentunya manjadi ladang pahala bagi pendonor,” katanya.
Sedangkan salah satu siswi SMPN 1 Belinyu yang juga turut menyumbangkan darahnya dalam aksi ini berujar bahwa apa yang dilakukan PMI dengan datang ke sekolahnya merupakan hal yang sangat baik.
“Dengan datang ke sekolah kami, siswa yang tadinya tidak terpikirkan untuk mendonorkan darahnya jadi ikut tergerak dan ikut mendonorkan darah. Tentunya kami sangat terbantu juga karena mereka hadir di sekolah kami. Kami bisa gampang beramal untuk membantu kehidupan orang lain yang membutuhkan,” jelas siswi tersebut.





