Mahasiswa Baru FTMM UNAIR Dibekali Nilai Integritas dan Wawasan Global di PKKMB

Caption : Penyematan Pin Zona Integritas menjadi simbol komitmen membangun budaya antikorupsi, tata kelola yang bersih, dan pelayanan prima di lingkungan fakultas saat pembukaan PKKMB FTMM 2026 di GOR Kampus C UNAIR, Rabu (5/8/2026). (Foto : Nugi/Indonesiakini.id)

SURABAYA – Sebanyak 512 mahasiswa baru Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (UNAIR) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tingkat fakultas yang digelar di GOR Kampus C UNAIR, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal mengenalkan kehidupan akademik sekaligus menanamkan budaya integritas kepada mahasiswa sejak memasuki dunia perkuliahan.

Komitmen tersebut ditandai dengan penyematan pin Zona Integritas (ZI) kepada mahasiswa baru sebagai simbol tekad bersama membangun lingkungan kampus yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Wakil Dekan II Bidang Keuangan dan Sumber Daya FTMM UNAIR, Dr. Fadli Ama, S.T., M.T., mengatakan nilai integritas menjadi fondasi penting yang ingin dibangun sejak hari pertama mahasiswa menginjakkan kaki di lingkungan fakultas.

“Melalui PKKMB ini kami ingin menunjukkan bahwa FTMM merupakan fakultas yang berkomitmen terhadap Zona Integritas, yaitu bebas korupsi, memiliki birokrasi yang bersih, serta selalu mengutamakan pelayanan kepada mahasiswa,” ujarnya.

Menurut Fadli, komitmen tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial. FTMM terus memperkuat penerapan standar operasional prosedur (SOP), tata kelola organisasi, sistem pengawasan, akuntabilitas pelayanan, hingga pengembangan sumber daya manusia agar budaya integritas benar-benar diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Ia menegaskan seluruh unsur fakultas memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga komitmen tersebut, mulai dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, organisasi mahasiswa, mahasiswa senior, hingga mahasiswa baru.

“Kami ingin seluruh mahasiswa melihat bahwa komitmen ini dilakukan secara menyeluruh. Semua elemen fakultas memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga budaya integritas dan memberikan pelayanan terbaik,” katanya.

Selain menanamkan nilai integritas, FTMM juga memastikan pelaksanaan PKKMB berlangsung aman dan nyaman. Selama tiga hari kegiatan, fakultas menyiapkan tim medis, pendamping dari organisasi mahasiswa, serta mahasiswa senior untuk membantu sekaligus mengawasi jalannya kegiatan.

Ketua PKKMB FTMM 2026, Amila Sofiah, menjelaskan rangkaian kegiatan dirancang agar mahasiswa memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kehidupan akademik di FTMM.

“Pada hari pertama mahasiswa dikenalkan dengan perspektif engineering, sejarah fakultas, internasionalisasi, proses akademik dan kemahasiswaan, serta materi karya ilmiah dan jurnalistik,” jelas Amila yang juga dosen Program Studi Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan (TRKB).

Memasuki hari kedua, mahasiswa akan mengikuti kegiatan di masing-masing program studi untuk mengenal kompetensi, kurikulum, dan lingkungan akademik secara lebih mendalam.

Sementara hari ketiga difokuskan pada pengenalan organisasi mahasiswa (Ormawa) sebagai wadah pengembangan minat, bakat, dan kepemimpinan.

Amila menegaskan, pelaksanaan PKKMB mengacu pada pedoman kementerian dan universitas sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung edukatif tanpa adanya praktik yang dapat memberikan tekanan fisik maupun mental kepada mahasiswa baru.

“Kami menjaga agar tidak ada penekanan yang dapat mengganggu kondisi mental mahasiswa. Kami ingin mereka memulai perkuliahan dengan nyaman dan percaya diri,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, FTMM juga menyediakan help center dan tim medis yang dapat diakses mahasiswa apabila membutuhkan pendampingan, termasuk terkait kesehatan mental.

Menurut Amila, tujuan utama PKKMB bukan membuat mahasiswa memahami seluruh sistem kampus dalam waktu singkat, melainkan memberikan bekal awal agar mereka mengetahui alur akademik, berbagai layanan yang tersedia, serta pihak yang dapat dihubungi ketika menghadapi kendala selama menjalani perkuliahan.

Tahun ini, FTMM UNAIR menerima 512 mahasiswa baru yang tersebar di lima program studi, yakni Rekayasa Nanoteknologi sebanyak 96 mahasiswa, Teknik Industri 120 mahasiswa, Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan 83 mahasiswa, Teknik Elektro 97 mahasiswa, serta Teknik Sains Data sebanyak 116 mahasiswa.