Eri Cahyadi Ajak Warga Bangga Gunakan Produk UMKM di Surabaya Great Expo 2026

Caption : Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membuka Surabaya Great Expo (SGE) 2026 di Grand City Surabaya, Rabu (5/8/2026). Pameran multiproduk tersebut menjadi ajang promosi UMKM sekaligus mendorong peningkatan perputaran ekonomi dan penguatan produk lokal Kota Surabaya. (Foto : Nugi/Indonesikini.id)

SURABAYA – Surabaya Great Expo (SGE) 2026 resmi dibuka di Grand City Surabaya, Rabu (5/8/2026). Pameran multiproduk yang berlangsung hingga 9 Agustus ini menjadi ajang promosi bagi pelaku usaha sekaligus mempertemukan pemerintah, UMKM, BUMN, BUMD, sektor swasta, dan masyarakat dalam satu ruang kolaborasi untuk menggerakkan perekonomian daerah.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan penyelenggaraan SGE terus memberikan dampak positif terhadap geliat ekonomi Kota Pahlawan. Sejak pertama kali digelar pada 2024, total nilai transaksi yang tercipta telah menembus lebih dari Rp30 miliar, dengan rata-rata perputaran uang sekitar Rp9 miliar pada setiap penyelenggaraan.

“Ini menunjukkan bahwa tempat bagi UMKM untuk memasarkan produknya memang sangat dibutuhkan,” ujar Eri saat membuka SGE 2026.

Melihat besarnya manfaat tersebut, Eri meminta Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan Kota Surabaya terus menghadirkan kegiatan serupa agar semakin banyak pelaku UMKM memiliki kesempatan mempromosikan produk kepada masyarakat.

“Jadi ada tempat untuk menyampaikan dan menampilkan produk-produk mereka agar bisa dikenal lebih luas,” katanya.

Ia berharap penyelenggaraan SGE tahun ini mampu mencatatkan nilai transaksi yang lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya sehingga kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi Surabaya semakin besar.

Selain itu, Eri mengajak seluruh masyarakat, khususnya jajaran Pemerintah Kota Surabaya, untuk lebih bangga menggunakan produk lokal hasil karya UMKM. Menurutnya, dukungan tersebut akan memperluas pasar UMKM sekaligus memperkenalkan produk unggulan Surabaya kepada wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara.

Tak hanya menjadi pusat pameran produk, SGE 2026 juga menghadirkan berbagai layanan publik yang mendukung pengembangan usaha, salah satunya layanan pengurusan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM. Fasilitas tersebut dinilai mempermudah pelaku usaha yang belum memiliki legalitas produk.

“Insyaallah kita sudah memfasilitasi sekitar 370 UMKM serta menerbitkan 450 NIB, sertifikat halal, dan merek usaha. Ini yang terus kita dorong agar UMKM semakin berkembang,” tuturnya.

Eri menambahkan, Pemerintah Kota Surabaya akan terus memperluas pendampingan bagi pelaku UMKM, termasuk dalam pengurusan legalitas usaha.

Menurutnya, kemudahan akses terhadap perizinan dan sertifikasi menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat daya saing sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.