JAKARTA (INDONESIAKINI.id) – Kekerasan terhadap wartawan terjadi Jakarta. Dua orang wartawan dikeroyok setelah beberapa saat usai meliput kegiatan penjualan obat keras jenis Tramadol dan Eximer di salah satu toko berkedok penjualan aksesoris handphone, Rabu (13/11/2024).
Kedua wartawan yang dikeroyok yakni berinisial JR dari media Nusantara.com dan BY dari Awdialiansi.com.
Humas Aliansi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI), Zefferi mengatakan, kejadian bermula saat wartawan tersebut tengah melakukan investigasi terhadap kegiatan penjualan obat keras di salah satu toko berkedok penjualan aksesoris handphone di Jalan Aladin Baru, Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
“Tak berapa lama setelah mengambil dokumentasi dan konfirmasi, wartawan langsung dikeroyok oleh 6 orang,” jelas Zefferi.
Lebih lanjut disampaikannya, dengan kejadian itu dua wartawan tersebut akan melaporkan kejadian itu ke Polsek setempat.
“Besok laporannya. Saat ini lagi visum,” kata Zefferi.
Zefferi meminta Kapolda Metro Jaya mengusut tuntas aksi pengeroyokan yang dilakukan sekelompok orang terhadap wartawan Nusantara.com dan Awdialiansi.com tersebut.
“Kami juga meminta kepada Kapolda untuk menangkap pem-backup dan penjual obat keras di Jakarta,” serunya.
Ia mengatakan pengeroyokan ini merupakan masalah hukum serius yang harus ditangani aparat kepolisian sehingga tidak menimbulkan preseden buruk.
“Kami yakin Kapolda Metro Jaya dapat memberantas penjualan obat keras, dan menuntaskan kasus pengeroyokan wartawan, serta menyeret para pelaku ke meja hijau,” tandasnya. (Aas)






